6 Makanan Khas Papua yang Unik dan Bikin Kamu Penasaran

Makanan dari daerah Sumatera sudah pernah kita bahas sebelumnya. Sekarang kita lihat-lihat yuk makanan khas Papua itu apa aja. Sebelumnya, kita kenalan dulu sama Papua. Papua ini adanya di Indonesia bagian timur, cukup jauh kalau dari pulau Jawa, apalagi Sumatera.

Nah, di Papua ini terkenal banget keindahan alamnya. Kalau kamu pernah denger yang namanya Raja Ampat, itu dia salah satu tujuan wisata yang ada di Papua.

Kalau mengunjungi suatu tempat, rasanya kurang afdol dong kalau kita nggak mencicipi makanan yang menjadi khas daerah tersebut. Nah, di Papua ini makanan khas-nya agak unik lho. Nggak mudah ditemui di tempat lain (kalau nggak salah sih gitu :3). Kalau gitu kita lihat aja yuk beberapa makanan khas Papua.

1. Papeda

Papeda dari sagu

id.wikipedia.org

Kamu tentu tau kan makanan yang satu ini? Papeda merupakan makanan khas yang berasal dari wilayah Indonesia timur. Nah, bahan utama dari papeda adalah sagu. Jadi sagu diolah menjadi seperti bubur yang berwarrna putih dan teksturnya itu lengket kayak lem.

Rasanya? Papeda ini nggak ada rasanya, alias hambar. Biasanya papeda dimakan dengan menggunakan ikan yang diolah menjadi makanan berkuah. Ikan yang dipakai seperti tongkol atau mubara, dimasak menjadi ikan kuah kuning

Kalau makan papeda ini langsung telan aja, nggak perlu dikunyah segala. Malah nyangkut entar kalau kita kunyah dulu, selain itu ambil kuah yang banyak, buat bantu nelen ini papeda, hho.

2. Udang Selingkuh

Udang selingkuh sama kepiting

jejak-bocahilang.com

Kok namanya aneh gini ya? Udangnya selingkuh sama siapa lagi? Hayo ngaku.

Disebut udang selingkuh karena bentuknya nih, jadi badannya itu udang tapi capitnya mirip kepiting. Itulah kenapa dinamakan udang selingkuh, ternyata udang ada main sama kepiting nih.

Udang yang satu ini sangat populer di daerah Wamena, Papua Barat. Biasanya udang selingkuh digoreng, direbus atau bisa juga dibakar, sesuai selera kamu aja maunya yang mana. Nah, kalau kamu ada kesempatan berkunjung ke Wamena, jangan lupa cobain udang yang satu ini.

3. Martabak Sagu

Bukan seperti martabak biasanya, walaupun namanya sama tapi yang satu ini terbuat dari sagu. Sagunya digoreng dan ditambahi saus yang terbuat dari gula merah, jadi pastinya rasa makanan ini manis.

Martabak ini berasal dari kabupaten Fakfak yang tentu rasa dan juga bentuknya berbeda, nggak kayak martabak manis ataupun terang bulan. Rasa dari makanan yang satu ini cukup enak lho, selain manis tentunya. Kalau nggak percaya kamu cobain aja deh, enak apa enggaknya tergantung selera juga sih ya.

4. Ikan Bakar Manokwari

Kalau yang ini makanan khas dari Manokwari, udah kelihatan kan dari namanya? Manokwari sendiri adalah Ibukota Provinsi Papua Barat.

Ikan yang biasanya digunakan untuk membuat ikan bakar Manokwari adalah ikan tongkol. Nah, kalau mau mencicipi kelezatan ikan bakar ini kamu harus datang dulu ke Manokwari. Selain ikannya yang enak, ada pendamping dari makanan ini yang akan menggugah selera makan kamu lho. Samabl yang rasanya pedas, dijamin deh sambalnya beda dengan sambal yang pernak kamu cicipi.

5. Ikan Bungkus

Ikan bungkus

aibogadeka.wordpress.com

Makanan ini bukan karena mau dibawa pulang terus dibungkus ya, emang namany ikan bungkus. Kalau dilihat, bentuknya mirip kayak pepes dan resepnya pun hampir sama.

Sekilas bentuknya memang mirip dengan ikan pepes dan menggunakan resep yang hampir sama. Yang membedakan adalah bahan dasarnya keduanya. Bahan dasar yang digunakan Bahan yang digunakan untuk membuat ikan bungkus adalah ikan laut. Bumbu yang digunakan untuk membuat membuat makanan ini agak beda dari pepes, lebih beragam dan untuk membungkusnya ada sedikit tambahan daun salam. Kamu perlu cobain nih, makan pepes gaya Papua.

6. Sate Ulat Sagu

Sate yang bahannya ulat sagu

alhadiibrahim.com

Denger namanya aja udah gimana gitu ya? Apa lagi kalau udah tersaji dihadapan kita, entah dimakan apa enggak tuh. Tapi makanan yang satu in jadi makanan khas lho di daerah Papua. Kalau buat orang yang nggak biasa emang agak aneh sih, tapi ternyata orang sana biasa aja tuh.

Ulat sagu didapatkan dari pohon sagu yang udah tua dan lapuk. Kalau untuk masyarakat asli Papua, makan ulat sagu itu udah biasa, bahkan nggak usah diolah dulu, tinggal lhep.

Nah, sekarang ini ternyata ulat sagu udah diolah jadi makanan yang lebih bisa diterima lah, nggak dimakan langsung. Mengolahnya pun cuma ditusuk terus dibakar, mirip sate gitu. Kalau kamu mau mencicipi gimana rasa makanan ini, coba aja datang ke Raja Ampat. Selain menikmati keindahan alamnya, kamu juga bisa cobain makanan ekstrimnya.

Itu tadi beberapa makanan khas Papua. Gimana? Tertarik buat memcicipi makanannya? Atau malah kamu udah pernah ngrasain semua?

Leave a Reply