Contoh teks eksposisi beserta pengertian, struktur, ciri, kaidah

Contoh Teks Eksposisi yang Lengkap dengan Struktur dan Definisinya

Belajar bahasa Indonesia tentu tak lepas dari yang namanya mempelajari teks-teks. Ada banyak jenis teks yang bisa dipelajari dan berbagai macam contohnya.

Salah satu teks yang akan dipelajari ketika kita sekolah adalah teks eksposisi. Sama seperti jenis teks lainnya, teks eksposisi tentu memiliki struktur yang jelas dan ada kaidahnya tersendiri.

Untuk lebih detailnya, langsung aja kita pelajari bersama.

Pengertian Teks Eksposisi

Definisi teks eksposisi adalah sebuah teks yang berisi pengetahuan dan informasi singkat dan padat.

Tujuan dari teks eksposisi adalah untuk memberikan pengertian atau menjelaskan dengan penulisan singkat, padat, dan akurat.

Ciri Ciri Teks Eksposisi

  • Memberikan informasi tentang sebuah pengetahuan
  • Gaya informasinya mengajak
  • Menjelaskan tentang suatu hal
  • Biasanya menjawab 5W 1H (what, when, where, who, why, dan how) atau apa, kapan, dimana, siapa, kenapa, dan bagaimana
  • Fakta digunakan sebagai alat kontribusi dan konkritasi
  • Penyampaian lugas dan menggunakan bahasa baku
  • Bersifat objektif dan netral
  • Tidak memihak, ini berarti tidak memaksakan keinginan penulis kepada pembaca
  • Singkat, padat, dan akurat

Struktur Teks Eksposisi

Ada tiga struktur dalam penyusunan teks eksposisi.

1. Pernyataan pendapat atau tesis

Merupakan bagian teks yang isinya adalah pendapat penulis, bisa disebu juga sebagai bagian pembuka.

2. Argumentasi

Bagian yang isinya adalah alasan yang dapat memperkuat argumen dari penulis (dapat memperkuat ataupun menolak sebuah gagasan).

3. Penegasan ulang pendapat atau reiteration

Merupakan bagian yang menegaskan kembali tesis yang ada di awal teks eksposisi. Isinya adalah penguat argumentasi yang disertai dengan fakta.

Jenis Jenis Teks Eksposisi

Ada beberapa jenis teks eksposisi yang harus dipelajari.

  • Teks Eksposisi Definisi – Merupakan paragraf eksposisi yang memaparkan pengertian atau definisi dari topik tertentu.
  • Teks Eksposisi Ilustrasi – Merupakan sebuah paragraf yang mejelaskan informasi dengan cara memberikan sebuah gambaran yang sederhana terkait sebuah topik atau bahasan.
  • Teks Eksposisi Laporan – Merupakan paragraf eksposisi yang memberikan laporan dari sebuah kejadian atau peristiwa, atau bisa juga penelitian tertentu.
  • Teks Eksposisi Perbandingan – Merupakan teks yang gagasan utamanya dijelaskan dengan membandingkannya dengan hal lainnya.
  • Teks Eksposisi Pertentangan – Merupakan teks yang berisi pertentangan suatu hal dengan suatu hal lainnya.
  • Teks Eksposisi Proses – Merupakan teks yang berisi tahapan atau langkah untuk melakukan suatu hal dari awal sampai akhir.

Kaidah Teks Eksposisi

Kaidah teks eksposisi atau unsur kebahasaan di dalam teks ini ada tiga, pronomina, konjungsi, dan kata leksikal.

1. Pronomina

Pronomina adalah kata ganti orang yang digunakan saat menyatakan pendapat pribadi. Pronomina dikelompokkan menjadi dua, pronomina persona dan pronomina non-persona.

Pronomina persona dikenal juga dengan kata ganti orang. Ada persona jamak, contohnya adalah ia, dia, anda, aku, kamu, saudara, -mu, -nya, si-, -ku. Ada juga persona jamak, seperti kami, kita, mereka, kalian, para, hadirin.

Pronomina non-persona atau kata ganti bukan orang. Ada pronomina penunjuk, misalnya ini, itu, situ, sini, sana. Ada juga pronomina penanya, apa, siapa, mana.

2. Konjungsi

Konjungsi adalah kata penghubung yang digunakan dalam teks eksposisi untuk menguatkan argumentasi penulis. Ada beberapa jenis konjungsi yang biasa dijumpai dalam teks eksposisi.

  • Konjungsi gabungan: serta, dan, dengan
  • Konjungsi pembatasan: selain, asal, kecuali
  • Konjungsi penguata/penegasan: lagi pula, hanya, itupun, bahkan, apalagi
  • Konjungsi penjelasan: bahwa
  • Konjungsi penyimpulan: dengan demikian, jadi, oleh sebab itu, oleh karena itu
  • Konjungsi persyaratan: bilamana, asalkan, jikalau, apabila, jika, bila
  • Konjungsi perincian: yaitu, adalah, antara lain, ialah, yakni
  • Konjungsi pertentangan: melainkan, namun, akan tetapi, sedangkan, tetapi
  • Konjungsi perbandingan: ibarat, serupa, bagai, seperti
  • Konjungsi pilihan: atau
  • Konjungsi sebab-akibat: akibatnya, akibat, karena, sebab, sehingga
  • Konjungsi tujuan: agar, supaya, untuk
  • Konjungsi waktu: setelah itu, kemudian, sebelum, sesudah, lalu, setelah

3. Kata Leksikal

Ada 4 jenis kata leksikal, yaitu adjektiv, adverbia, nomina, dan verba.

  • Adjektiv: kata yang dipakai untuk menggambarkan sifat atau sebuah keadaan, bisa benda, orang, atau binatang.
  • Adverbia: kata yang melengkapi ataupun memaparkan sebuah informasi berupa keterangan waktu, tenpat, suasana, cara, alat, dan sebagainya.
  • Nomina: kata yang mengacu pada sebuah benda, baik itu benda yang nyata atau abstrak.
  • Verba: Kata yang mengandung makna proses, dasar perbuatan, atau keadaan yang bukan merupakan sifat.

Contoh Teks Eskposisi

Berikut ini ada beberapa contoh eksposisi yang bisa jadi rujukan kamu untuk belajar lebih dalam tentang jenis teks ini.

1. Contoh Eksposisi Tentang Lingkungan

Tumpukan sampah di sungai
republika.co.id

Air, Sungai, dan Sampah

Tesis

Air merupakan kebutuhan yang sangat vital bagi kehidupan manusia. Orang bisa hidup tanpa makan selama berhari-hari, tapi tidak dengan tanpa minum. Beberapa hari saja tidak minum, manusia bisa mati.

Salah satu sumber air yang bisa dimanfaatkan untuk umum adalah sungai. Tetapi, saat ini, di zaman yang serba maju, sungai dipenuhi dengan sampah. Manusia menjadikan sungai sebagai tempat sampah raksasa.

Air yang awalnya sangat dibutuhkan, bisa menjadi bencana. Ketika hujan turun, aliran air di sungai terhambat oleh sampah, sehingga mengakibatkan banjir.

Argumentasi

Sudah banyak spanduk, organisasi, bahkan peraturan pemerintah yang melarang membuang sampah di sungai. Tapi mereka tetap tidak mematuhinya. Bahkan, jumlah orang yang membuang sampah di sungai terus bertambah.

Mereka belum sadar bahwa membuang sampah di sungai itu menjadi salah atu sebab terjadinya banjir. Ketika banjir datang, akhirnya manusia saling menyalahkan. Mereka tidak melihat diri mereka sendiri, siapa sebenarnya yang menjadi penyebabnya.

Penegasan ulang

Seharunya, setelah tahu bahwa banjir itu terjadi karena ulah diri mereka sendiri, mereka sadar. Sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan di sungai lagi. Adar tidak merugikan diri sendiri, orang lain, ataupun lingkungan hidup sekitar.

2. Contoh Teks Eksposisi Tentang Pendidikan

Belajar di pelosok Indonesia
kompas.com

Pendidikan di Pedalaman Indonesia

Tesis

Pendidikan di Indonesia sebenarnya sudah cukup berkembang, terutama di kota-kota besar. Tetapi, tidak untuk yang ada di pedalaman.

Padahal, masyarakat di pedalaman juga membutuhkan pendidikan yang layak. Sehingga, kehidupan mereka menjadi lebih baik dan lebih maju dari pada yang sekarang.

Argumentasi

Sekarang ini sebenarnya banyak lembaga atau organisasi yang turut serta memberikan pembelajaran di pedalaman Indonesia. Sebut saja yang paling terkenal adalah Indonesia Mengajar.

Banyak lulusan universitas terbaik yang turut serta dalam program ini. Mereka mendedikasikan dirinya mengajar di pelosok Indonesia yang bahkan tidak terjangkau oleh sinyal seluler.

Dengan bantuan Indonesia Mengajar, daearh-daerah yang dulunya sulit mendapatkan akses pengajaran menjadi sedikit lebih maju. Anak-anak di sana bisa belajar menulis dan membaca.

Penegasan ulang

Selain peran dari masyarakat, pemerintah sebenarnya juga harus turut andil dalam pendidikan di pelosok Indonesia. Masyarakat di sana juga butuh pendidikan yang layak dan merata.

Buat sekolah-sekolah yang layak dengan tenaga pengajar terbaik. Kalau perlu, anggarkan dana yang lebih besar untuk mengembangkan pendidikan bagi masyarakat yang ada di pedalaman.

3. Contoh Teks Eksposisi Tentang Kesehatan

Buah Naga berwarna merah
naturallyradiant.com.au

Manfaat Buah Naga

Tesis

Buah naga merupakan salah satu buah yang dipercaya memiliki banyak khasiat dan manfaat. Banyak yang memanfaatkan buah unik ini untuk dijadikan sebagai minuman, jus, ataupun campuran sup buah.

Buah yang memiliki bentuk seperti naga ini memiliki ciri-ciri berkulit tebal, berwarna hijau, bentuknya lonjong seperti telur. Daging buanya ada yang berwarna putih, kuning, dan merah. Terdapat biji berwarna hitam yang menyebar di dalam daging buah.

Argumentasi

Walaupun dikenal memiliki banyak manfaat, tapi masih banyak yang belum tahu bahwa buah naga merupakan komoditas yang menguntungkan.

Banyak orang yang sudah memberikan testimoni setelah mengonsumsi buah naga. Mereka mendapatkan banyak manfaat, terutama untuk menurunkan berat badan.

Buah naga dijadikan sebagai camilan saat sedang melakukan diet. Kandungan serat dalam buah ini akan membuat kenyang lebih lama.

Saat mengonsumsi buah naga, berat badan akan berkurang. Di dalam buah naga terdapat serat dan air yang tinggi. Jadi, kita tidak perlu khawatir akan mengalami penambahan berat badan ketika mengonsumsi buah ini.

Ketika mengonsumsi buah ini, maka tubuh juga dapat melakukan detoksifikasi lebih baik. Ada kandungan antioksidan yang cukup banyak dalam buah naga. Antioksidan tersebut dapat menangkal radikal bebas sehingga membuat proses detoksifikasi lebih baik.

Penegasan ulang

Jelas terlihat bahwa buah naga sangat bermanfaat untuk membantu program diet. Selain itu, buah naga juga sangat baik menjaga kesehatan dengan kandungan serat dan antioksidannya yang cukup tinggi.

4. Contoh Teks Eksposisi Tentang Politik

Contoh teks eksposisi tentang pemilu
nu.or.id

Jangan Pilih Caleg Koruptor

Tesis

Akan banyak calon anggota legislatif yang muncul menjelang pemilihan. Banyak dari mereka yang maju dari partai politik tertentu. Partai politik pun tak mau ambil pusing merekrut calon anggota legislatif nya.

Padahal perlu adanya standar dalam merekrut anggota partai untuk dijadikan calon legislatif. Harus ada kriteria calon anggota dewan yang jelas dengan daftar riwayat hidup yang baik.

Misalnya saja tidak boleh ada caleg yang dulunya terlibat kasus korupsi. Hal ini penting dilakukan agar anggota dewan yang menjabat benar-benar orang baik. Anggota legislatif yang memiliki kredibilitas, integritas, dan kapabilitas.

Argumentasi

Proses seleksi calon anggota legislatif ini penting karena banyak bukti yang menyebutkan bahwa parlemen baik di pusat ataupun daerah merupakan lembaga yang korup.

Hal ini menurut pemaparan dari Wakil Kekretaris Jenderal Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) berhubungan dengan kriteria ketika menyeleksi calon anggota legislatif oleh setiap parti politik yang akan mengikuti pemilu.

Penegasan ulang

Standar caleg yang boleh mendaftarkan diri harus dibuat dengan baik, tegas, dan jelas oleh partai politik. Sebab, ini terkait dengan siapa yang akan menjadi calon wakil rakyat yang pantas.

Antikorupsi menjadi hal utama dalam kriteria pemilihan calon anggota legislatif. Konsekuensinya, caleg yang memiliki rekam jejak atau pernah terkena kasus korupsi tidak boleh jadi caleg.

Setelah mempelajari teks eksposisi, kamu bisa juga belajar tentang teks eksplanasi, teks anekdot juga lho.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.