Cara Membuat Antena TV Sederhana dengan Biaya Seadanya

Cara membuat antena TV – Sekarang ini, televisi bukan lagi barang mewah yang susah dicari. Hampir setiap rumah, sekarang sudah ada televisinya. Bahkan ada yang sampai punya dua tiga atau empat.

Nggak kayak jaman dulu, yang punya TV cuma pak lurah, jadi kalau mau nonton pada kumpul barang di halaman rumahnya. TV-nya pun masih belum berwarna, cuma hitam putih aja, itu pun siarannya cuma ada TVRI.

Beda dengan sekarang, perkembangan teknologi udah bikin kita makin enak nyari hiburan. Salah satu hiburan paling murah yang nonton TV.

Tapi, sekarang ini siaran televisi nggak banyak yang bermutu. Malah kebanyakan cenderung nggak mendidik dan bikin rusak moral anak kita.

Yah, setidaknya, kita sebagai orang tua harus selalu mendidik dan mendampingi anak sampai dia bisa berpikir dan bersikap dengan baik, sebaik kualitas gambar yang dihasilkan sebuah televisi.

Kalau kita ngomongin gambar, tentu ini semua berhubungan dengan antena yang digunakan pada televisi. Antena inilah yang akan menerima sinyal dari pemancar sehingga kita bisa menikmati gambar yang jernih dan berkualitas baik.

Macam-Macam Antena

Antena ini ada beberapa macam jenisnya, bukan cuma yang pakai lima jari aja tuh. Berikut macam-macam antena yang mungkin belum kamu ketahui.

1. Antena Isotropis

Antena isotropis merupakan sebuah antena yang memiliki sumber titik yang memancarkan daya ke segala arah dengan intensitas sama. Kalau digambarkan, mungkin bentuknya seperti permukaan bola. Tapi, antena jenis ini nggak bisa kamu temui pada kondisi nyata.

2. Antena Omnidirectional

Antena omnidirectional yaitu sumber titik yang memancarkan dara ke segala arah. Bentuk dari daya yang dipancarkan menyerupai donat dengan pusat yang berhimpit.

3. Antena Directional

Antena directional merupakan sumber titik yang memancarkan dayanya ke arah tertentu. Antena ini memiliki gain yang lebih besar jika dibandingkan dengan antena omnidirectional.

4 Antena Phase Array

Antena phase array ini merupakan antena yang terbuat dari penggabungan beberapa antena sederhana. Selain itu, antena ini juga menggabungkan sinyal yang akan menginduksi masing-masing antena untuk membentuk sebuah pola radiasi pada keluaran array.

5. Antena Optimal

Antena optional merupakan antena penguatan dan fase relatif tiap elemennya diatur untuk mendapatkan kinerja pada keluarannya bisa seoptimal mungkin.

6. Antena Adaptif

Antana adaptif merupakan pengembangan dari antena phase array atau juga antena optimal. Antena ini dapat mengatur gain maksimum sesuai dengan gerakan dinamis objek tujuan.

Bagian-Bagian Antena

Antena juga memiliki bagian-bagian tersendiri dengan fungsi yang berbeda-beda tentunya.

  • Driven, merupakan bagian antena yang terhubung dengan receiver atau transmiter.
  • Reflektor, bagian dari antena yang berfungsi untuk memantulkan gelombang elektromagnetik.
  • Kabel, fungsinya untuk transmisi line.

Nah, setelah mengetahui beberapa macam jenis antena, sekarang langsung aja kita membuat antena sederhana.

Bahan dan Alat

Alat dan Bahan Membuat Antena

adhityareza.wordpress.com

Sebelum membuat antena TV, siapkan dulu semua bahan dan alat yang dibutuhkan

  • Seng talang atau seng nisplang yang ukurannya 0,5 x 0,5 meter
  • Jack kabel coaxial yang berfungsi untuk menyambungkan antena ke TV
  • Kabel Coaxial dengan impedansi 75 Ohm, ukuran kabel disesuaikan dengan kebutuhan
  • Botol bekas pakai atau potongan bambu berukuran 11 cm
  • Mur dan baut yang ukurannya 3 mm sebanyak 2 buah
  • Gunting dan cutter
  • Sekrup kayu yang ukurannya 3 cm sebanyak 2 buah

Alat dan bahan yang dibutuhkan tersebut, bisa kamu dapatkan di toko bangunan terdekat.

Cara Membuat Antena TV

Ikuti langkah-langkah untuk membuat antena TV seperti di bawah ini. Perhatikan dengan baik agar nantinya antena bisa berfungsi dengan semestinya.

1. Memotong Seng

Gambar Pola Antena

adhityareza.wordpress.com

Potonglah seng dengan mengikuti pola pada gambar di atas. Pastikan kamu mengukur dan menggambar pola tersebut pada permukaan seng terlebih dahulu. Usahakan ukurannya sama persis dengan pola yang ada.

Seng yang sudah dipotong pada langkah pertama bentuk seperti kupu-kupu, dan namanya adalah driven. Sedangkan yang ada di sebelah kanannya merupakan reflector.

2. Memotong Botol Bekas

Driven Antena

adhityareza.wordpress.com

Potong botol bekas dengan panjang 11 cm dan diameternya boleh berapa saja. Setelah itu, tempelkan driven pada botol menggunakan sekrup atau baut.

3. Memasang Driven ke Reflektor

Reflektor Antena

adhityareza.wordpress.com

Buat empat buah lubang pada reflektor dengan jarak seperti diameter botol. Atau kamu bisa meletakkan terlebih dahulu botol di atas reflektor, baru kemudian buat lubangnya. Jangan lupa lubangi juga botol sejajar dengan lubang pada reflektor.

Setelah lubang berhasil dibuat, lalu pasang botol + driven, ke reflektor dengan menggunakan cable tie.

4. Menambahkan Sekrup

Konduktor dan Ground Antena

adhityareza.wordpress.com

Tambahkan 1 buah sekrup pada driven di setiap sisinya. Sekrup ini nantinya akan berfungsi sebagai tempat untuk mengaitkan konduktor dan ground dari kabel coaxial. Salah satu sekrup akan mengaitkan konduktor ke driven, sedangkan yang lainnya dari ground ke driven.

Kamu bebas memilih, mana yang mau dikaitkan ke konduktor atau ground. Setelah itu, solder kaitan antara konduktor dan ground agar tidak mudah terlepas.

Pada ujung lain kabel coaxial, jangan lupa memasangkan jack coaxialnya.

5. Mencoba Antena

Pada tahapan ini, kita bisa mencoba antena TV buatan sendiri. Sebelum benar-benar dipastikan berfungsi, cobalah antena diletakkan di atas meja atau lemari. Setelah bisa, baru deh pasang di tempat yang lebih tinggi.

Tapi ada yang perlu kamu ingat, antena ini bukan antena outdoor, jadi letakkan saja di dalam ruangan. Selamat mencoba 🙂

Leave a Reply