Cara Budidaya Tomat di Dalam Polybag

Tomat adalah sayuran, walaupun mempunyai struktur yang menyerupai buah-buahan. Manfaat dari tomat ini sangat banyak.

Manfaat Tomat

Beberapa manfaat dari sayuran yang umumnya berwarna merah dan hijau ini adalah.

Manfaat Tomat Untuk Kecantikan

  • Mengecilkan pori-pori kulit
  • Menghilangkan bekas jerawat
  • Mengurangi minyak pada muka
  • Menghilangkan komedo pada wajah
  • Mencerahkan dan memutihkan kulit

Manfaat Tomat Untuk Kesehatan

  • Mengurangi resiko penyakit jantung
  • Meningkatkan nafsu makan
  • Menjaga fungsi kerja mata
  • Menurunkan resiko radang usus buntu
  • Membantu memelihara kesehatan organ hati dan ginjal
  • Melancarkan buang air besar
  • Mengobati diare

Nah, itu tadi beberapa manfaat dari tomat, sekarang kita belajar tentang tanaman tomatnya ya.

Tanaman Tomat

Tanaman tomat bisa tumbuh dengan baik di dataran rendah maupun tinggi, mulai dari 0-1500 mdpl, tergantung jenis dan varietasnya. Selain itu, tanaman ini pertumbuhannya akan baik jika tanah yang digunakan subur dan gembur dan pH-nya sekitar 5,5-7.

Ketinggian pohon tomat di alam bebas bisa mencapai tinggi 3 meter dan bentuknya seperti tanaman perdu. Namun, setelah dibudidayakan, tanaman ini tingginya tak lebih dari 2 meter. Pohon tomat biasanya ditopang menggunakan tali atau kayu untuk menahan agar tidak roboh.

Tanaman tomat bisa tumbuh dengan baik menggunakan berbagai cara mulai dari yang ditanam di lahan terbuka, cara hidroponik, taman vertikultur atau pakai media pot maupun polybag.

Cara Budidaya Tomat Dalam Polybag

Budidaya tanaman tomat bisa dilakukan dengan berbagai cara. Tapi sekarang kita akan belajar budidaya dengan menggunakan polybag ya.

1. Pemilihan Jenis Tanaman

Terdapat empat jenis tomat yang beredar di pasaran.

  1. Tomat buah atau tomat granola, mempunyai bentuk yang bulat dan pangkalnya mendatar.
  2. Tomat gondol, bentuknya lonjong dan biasanya digunakan untuk bahan baku saus.
  3. Tomat sayur, teskturnya agak keras dan rasanya sedikit asam.
  4. Tomat cherry, bentuknya kecil dan rasanya manis-manis asam.

Nah, kamu bisa memilih diantara keempat jenis tomat itu, mana yang akan dibudidayan. Setelah itu, sesuaikan lokasi tempat budidaya dengan varietas tomat yang akan dipilih. Cocokkan kondisi iklim dan ketinggian tempat agar tanaman tomat dapat tumbuh dengan optimal.

2. Pemilihan Benih Tomat

Pemilihan benih tomat ini sangat penting, kalau kita memilih bibit yang kualitasnya jelek, makan tomat yang dihasilkan pun akan kurang bagus. Ada beberapa ciri benih tomat yang bagus.

  • Tidak cacat ataupun luka
  • Sehat, tidak ada serangan hama atau penyakit
  • Bersih dari kotoran
  • Benih tidak keriput

3. Penyemaian Benih Tomat

Budidaya tomat dalam polybag sebaiknya melalui tahap penyemaian terlebih dahulu. Benih yang masih berbentuk biji harus disemaikan menjadi bibit. Tahap ini diperlukan karena benih memerlukan perlakuan yang berbeda. Media untuk menyemai pun berbeda dengan media untuk menanam. Media semai yang digunakan adalah abu sekam, pupuk kandang atau kompos dan tanah dengan berbandingan 2:1:1 . Usahakan semua bahan tercampur dengan rata, kemudian masukkan kedalam polybag. Langkah-langkah menyemaikan benih sebenarnya cukup mudah.

  1. Siapkan tempat untuk menyemai terlebih dahulu. Tempat persemaian harus terlindung dari hujan dan sinar matahari secara langsung. Cara meyemai pun beragam, bisa berupa bedengan, rak semai atau polybag.
  2. Cara penyemaian dengan bedengan, pertama buat larikan diatas bedengan dengan kedalaman 1 cm dan jarak antar larik 5 cm. Kemudian tanam benih tomat pada tiap larik dengan jarak antar benih yang ditanam adalah 3 cm. Lalu tutup permukaan tanah dan siram dengan air secukupnya.
    Penyemaian yang menggunakan ploybag, pertama isi polybag dengan media persemaian. Kemudian masukkan benih tomat kedalam media yang ada di polybag dengan kedalaman 1 cm. Lalu tutup permukaan media dan siram dengan air secukupnya. Sebaiknya tiap satu polybag cukup diisi satu benih saja.
  3. Setelah benih disemaikan, lakukan penyiraman pada benih 2 kali sehari. Saat menyiram usahakan jangan sampai merusak permukaan tempat menyemai.
  4. Pemupukan dapat dilakukan setelah dua minggu dengan pupuk kompos, pupuk cair organik atau NPK. Selain pemupukan, juga harus dilakukan penyiangan. Jangan sampai gulma tumbuh pada area penyemaian. Bibit tanaman tomat siap untuk dipindahkan dari tempat persemaian ke dalam polybag setelah 30 hari atau jika sudah memiliki paling tidak 5 helai daun.

4. Pemindahan Bibit Tomat

Sebelum bibit dipindahkan, siapkan terlebih dahulu media tanam dan polybag. media tanam yang digunakan adalah abu sekam, pupuk kandang atau kompos dan tanah 1:1:2.

Ada dua cara memindahkan bibit tomat dari tempat persemaian ke dalam polybag.

  1. Memindahkan bibit dengan cara dicabut. Siram tempat menyemai menggunakan air. Hal ini bertujuan agar media semai menjadi lunak. Kemudian cabut tanaman dengan hati-hati, usahakan akarnya jangan sampai putus atau rusak. Setelah itu masukkan bibit tomat tersebut secara tegak lurus pada lubang tanam yang ada dalam polybag. Sebisa mungkin akarnya tegak lurus, jangan sampai bengkok atau terlipat. Atur kedalaman lubang tanam menyesuaikan panjang akar.
  2. Memindahkan bibit dengan cara diputar. Tanaman tomat diangkat dengan media yang ada disekitarnya. Jika menyemai dengan cara bedengan, cungkil tanaman sedalam 10 cm dengan sekop atau tangan, lalu angkat dan pindahkan bibit dengan tanahnya.
Tanaman tomat di dalam polybag

mylittlevegetablegarden.blogspot.com

Jika menyemai bibitnya dengan cara polybag, sobek atau tarik plastik polybag kemudian pindahkan bersama dengan tanahnya kedalam polybag yang ukurannya lebih besar.

5. Pemeliharaan dan Perawatan

Dalam budidaya tanaman, perlu juga dilakukan pemeliharaan dan perawatan. Jangan sampai hanya kita biarkan saja dan berharap hasilnya akan bagus. Beberapa hal yang harus dilakukan agar tanaman yang dibudidayakan sesuai dengan keinginan kita.

  • Pemeliharaan tanaman tomat dalam polybag cukup mudah dilakukan. Kesehatan tanaman jadi lebih terkontrol karena terhindar dari penularan penyakit lewat akar. Jaga media tanam agar tidak terlalu kering. Siram tanaman tomat minimal dua kali sehari. Jangan lakukan penyiraman yang mengakibatkan tanaman terlalu basah agar akarnya tidak menjadi busuk.
  • Penyiangan harus dilakukan secara teratur, agar gulma dalam polybag tidak tumbuh subur. Apabila terdapat tanaman yang layu atau mati, buang tanaman dan media tanamnya agar tidak menulari tanaman lainnya. Pangkas tunas dan pasang penopang agar tanaman tomat tidak roboh.
  • Pupuk tanaman setelah satu minggu menggunakan kompos, tiap polybag sebanyak satu genggam. Tiap bulan lakukan penambahan pupuk kompos, atau jika tanaman terlihat kurang subur. Bila tanaman akan berbuah bisa ditambahkan pupuk khusus buah atau pupuk cair organik.
  • Apabila terlihat ada serangan hama, hilangkan hama tersebut secara manual. Buang daun atau batang yang rusak karena serangan hama.
Tanaman tomat harus disangga

majamojokerto.com

6. Hama dan Penyakit

Hama yang biasa menyerang tanaman tomat adalah ulat tanah. Gejala yang timbul karena serangan hama itu adalah pangkal batang terpotong dan tanaman jadi roboh. Pengendalian hama tersebut adalah dengan memberikan furadan 3G di sekitar pangkal batang.

Hama lainnya adalah ulat grayak, gejala yang timbul karena serangan hama tersebut adalah daun jadi ada bercak-bercak putih dan berlubang.

Penyakit yang sering menyerang tanaman tomat adalah busuk daun, gejalanya adalah pada daun muncul bercak-bercak. Kondisi daun jadi agak basah, lunak dan warnanya menjadi hijau kehitam-hitaman. Upaya yang dapat dilakukan untuk menghilangkan penyakit tersebut adalah dengan penyemprotan fungisida.

Penyemprotan dengan menggunakan pestisida maupun fungisida, sebaiknya dilakukan apabila benar-benar diperlukan. Sebaiknya gunakan pestisida alami agar lebih aman untuk kesehatan dan lingkungan.

6. Pemanenan Tomat

Setelah 60-100 hari atau sekitar tiga bulan, tomat sudah bisa dipanen, tapi itu juga tergantung varietasnya. Kriteria tomat yang sudah siap dipanen adalah warnanya berubah dari hijau kekuning-kuningan atau bagian tepi daun terlihat kering dan batangnya menguning. Pemetikan dilakukan hanya pada buah yang sudah matang saja.

Buah tomat matangnya tidak serentak. Pemetikan dilakukan setiap dua atau tiga hari sekali. Waktu yang paling baik untuk melakukan pemetikan tomat adalah pagi dan sore hari, ketika sinar matahari tidak terlalu terik.

Nah, itu tadi cara budidaya tomat di dalam polybag, cukup mudah bukan? Segera praktekkan ya, atau mungkin kamu mau belajar hal lain? Seperti membuat pisang goreng crispy misalnya.

Leave a Reply