9 Jenis Kopi dari Beberapa Daerah di Indonesia

Kopi merupakan salah satu minuman yang memiliki banyak peminat, mulai dari anak muda sampai orang tua. Indoensia sendiri memiliki berbagai jenis kopi dari berbagai daerah. Mulai dari Aceh sampai Irian Jaya, semua memiliki kopi yang rasanya tentu akan berbeda-beda.

Walaupun tanaman kopi yang dibudidayakan memiliki varietas yang sama, tapi rasa dari tiap daerah berbeda-beda lho. Hal ini karena dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari keasaman tanah, unsur hara dalam tanah, ketinggian, dan daerahnya itu sendiri.

Nah, ada dia jenis biji kopi yang menjadi varietas utama di Indonesia, kopi arabisa dan robusta. Dua varieatas yang banyak dibudidayakan di Indonesia dan memiliki karakteristiknya sendiri.

Biji Kopi Arabika

Kopi arabika merupakan jenis kopi yang miliki cita rasa terbaik. Jika kamu menemukan berbagai merk kopi, kebanyakan dibuat menggunakan kpoi jenis ini.

Biji kopi arabisa berasal dari Etiopia, namun sekarang sudah banyak dibudidayakan di berbagai negara, seperti Afrika Tengah, Amerika Latin, Afrika Timur, India, dan Indonesia.

Umumnya, kopi arabika tumbuh di daerah yang iklimnya tropis atau subtropis. Tanaman kopi verietas ini tumbuh di ketinggian 600-2000 meter di atas permukaan laut.

Jika lingkungan tempatnya tumbuh, tanaman kopi ini dapat tumbuh sampai 3 meter. Suhu optimal untuk tumbuhnya tanaman kopi arabila adalah 18-26 derajat celsius. Ciri biji kopi varietas ini adalah ukurannya cukup kecil dan warnanya hijau sampai merah gelap.

Biji Kopi Robusta

Kalau kopi arabika merupakan kopi terbaik, robusta ini adalah nomor dua-nya. Kopi varietas ini ditemukan pertama kali pada tahun 1898 di Kongo. Kopi ini menjadi nomor dua karena memiliki rasa yang sedikit asam, lebih pahit, dan kada kafeinnya juga lebih banyak.

Untuk membudidayakan jenis kopi ini dibutuhkan ketinggian tertentu, sekitar 800 meter di atas permukaan laut. Walaupun biji kopinya kelas dua, tapi tanaman kopi ini lebih tahan terhadap hama dan penyakit. Hal tersebut menyebabkan harga kopi robusta menjadi lebih murah.

Varietas kopi robusta banyak dibudidayakan di daerah Afrika Tengah, Afrika Barat, Asia Tenggara, dan juga Amerika Selatan.

Perbedaan Robusta dan Arabika

kopidewa.com

Kedua varietas kopi tersebutlah yang paling banyak di tanam di Indonesia. Dengan dua varietas tersebut saja, di berbagai daerah di Indonesia sudah ada banyak jenis kopinya, seperti berikut ini.

1. Kopi Aceh Gayo

Untuk penggemar kopi, jenis kopi yang satu ini pasti sudah tidak asing lagi. Kopi yang sudah terkenal dengan kenikmatannya ketika kita meminumnya.

Kopi Aceh Gayo berasal dari daerah Tanah Gayo yang ada di Aceh Tengah. Jenis kopi ini menjadi salah satu kopi Indonesia yang banyak dinikmati oleh masyarakat nusantara dan sampai pasar ekspor juga.

Ciri dari kopi jenis ini adalah aroma yang khas dan berbeda dari kopi-kopi dari daerah lain di Indonesia. Rasa dari Kopi Aceh Gayo cenderung lebih pahit dengan tingkat keasamannya yang rendah. Kopi ini menghasilkan aroma yang sangat kuat, mungkin hal tersebut yang menjadi alasan mengapa jenis ini banyak penikmatnya.

2. Kopi Jawa

Kopi jawa merupakan kopi yang berasal dari Pulau Jawa dan memiliki rasa khasnya sendiri. Awal dari produksi kopi ini adalah saat abad ke 17 oleh pemerintahan kolonial Belanda. Sejak saat itu pula Jawa menjadi salah satu produsen kopi terbesar di dunia.

Kopi Jawa merupakan kopi arabika yang memiliki rasa unik karena ditanam di daerah Jawa. Kopi ini memiliki cita rasa yang manis, berat, lembut, dan ada sedikit aroma hutan. Dengan cita rasa khasnya, kopi ini memiliki penggemarnya sendiri.

3. Kopi Sumatera

Salah satu jenis kopi Indonesia yang sudah terkenal di penjuru dunia adalah kopi Sumatera. Kopi jenis ini yang paling terkenal asalnya dari Sumatera Utara, di sana ada kopi Sidikalang, kopi Lintong, dan kopi Mandheling.

Kopi Sumatera cita rasanya berat dan komplek, dibanding dengan jenis kopi lain di dunia. Kopi ini memiliki karakteristik halus dan aromanya tajam, serta earthy.

Biasanya kopi Sumatera diproses dengan dua cara, pertama semi-washed dan yang kedua dry-washed.

4. Kopi Bali Kintamani

Kopi Bali dari Kintamani ini memiliki cita rasa khas buah-buahan, ada asam dan segar. Rasa yang muncul tersebut disebabkan oleh tanaman kopi di Kintamani ditanam bersama dengan tanaman lain seperti bermacam sayuran dan buah jeruk.

Dengan penanaman menggunakan sistem tumpang sari atau ditanam bersama dengan tanaman lainnya akan memberikan cita rasa yang khas, rasa dari tanaman buah yang ada di sekelilingnya meresap ke dalam kopi. Selain memiliki rasa buah-buahan, kopi Kintamani memiliki cita rasa yang tidak berat dan lembut.

5. Kopi Toraja

Salah satu daerah di Indonesia yang memiliki tanah yang cukup subur adalah Tana Toraja. Dari tempat inilah dihasilkan kopi dengan kualitas yang nggak kalah baik dengan daerah lainnya. Kopi ini memiliki kadar asam yang cukup tinggi, dan rasanya kuat, cocok untuk kamu yang suka kopi dengan tingkat keasaman tinggi.

Kopi Toraja memiliki ukuran biji yang lebih kecil, mengkilap, dan licin pada kulit bijinya. Walaupun cita rasanya asam, tapi kopi Toraja memiliki aroma earthy yang membuatnya khas. Karena aroma tersebut, kopi Toraja memiliki karakteristik yang unik.

6. Kopi Flores Bajawa

Jika kamu mengagumi keindahan alam di Flores, maka jangan sampai ketinggalan untuk mencicipi kopi dari daerah ini. Kopi Flores tentu nggak kalah nikmat dengan kopi-kopi dari daerah lainnya di Indonesia.

Kopi Flores Bejawa merupakan kopi yang asalnya dari Kabupaten Ngada. Kopi ini tumbuh di tempat yang dikelilingi pegunungan. Tanah yang terdapat di daerah Flores ini ternyata subur karena abu gunung berapi. Dan tanahnya sangat cocok untuk menanam kopi.

Kopi jenis ini memiliki sedikit aroma fruity dan after tase-nya ada sedikit bau tembakau. Cita rasa yang uni dan mungkin tidak akan kamu temukan pada biji kopi dari daerah lain.

7. Kopi Lanang

Kopi lanang merupakan salah satu jenis kopi yang memiliki bentuk biji yang bulat dan tunggal. Berbeda dengan biji kopi pada umumnya yang terbelah, kopi ini tidak. Seperti namanya, kopi ini dipercaya dapat menambah vitalitas pria lho, lanang dalam bahasa Jawa berarti laki-laki. Kopi ini banyak dihasilkan dari daerah Jawa Timur.

Untuk kamu yang menginginkan tendangan dari kopi, coba deh minum kopi lanang ini. Kadar kafein yang ada di dalam kopi ini sangat tinggi. Ketika kamu meminumnya, bisa membuatmu jadi nggak gampang ngantuk. Kopi lanang ini cocok diminum di daerah dingin, dengan cita rasanya yang halus.

8. Kopi Luwak

Tentu kamu sudah mengetahui salah satu kopi yang sangat terkenal dan memiliki harga mahal ini, kopi luwak. Walaupun cara memproduksinya cukup aneh, tapi kopi ini sangat terkenal lho di dunia.

Proses pembuatannya adalah dengan memberikan makanan berupa buah kopi pada hewan bernama luwak. Setelah luwah buang kotoran, biji kopi yang ikut termakan masih utuh. Dari kotoran luwak tersebut, kemudian dibersihkan dan diolah menjadi kopi yang nikmat.

Karena melalui proses pencernaan luwak dan difermentasi di dalam perut, maka kopi ini memiliki cita rasa yang khas. Rasanya sangat lembut dan terdapat aroma kakao dan karamel.

9. Kopi Papua Wamena

Jenis kopi yang berasal dari timur Indonesia ini ditanam pada ketinggian 1500 meter di atas permukaan laut dengan suhu sekitar 20 derajat celsius. Rasa yang dihasilkan kopi ini ringan dan aromanya tajam.

Kopi Wamena memiliki tingkat keasaman yang rendah, hal tersebut mungkin disebabkan letak geografis dan struktur tanah tempat kopi ini ditanam.

Kualitas dari Kopi Wamena ini tinggi lho, petani yang menanam kopi ini menggunakan cara organik, sehingga bebas dari bahan kimia buatan yang dapat memengaruhi hasil kopinya. Cita rasa yang dihasilkan oleh kopi dari Papua ini lembut dan ringan, dan aromanya tajam.

Nah, itu dia beberapa kopi yang ada di Indonesia. Kalau kamu suka minum kopi jenis yang mana?

Leave a Reply