6 Jenis Kulit Sapi untuk Produk Kerajinan

Jenis Kulit Sapi – Kamu tentu kalau mengikuti perkembangan mode tau kalau kerajinan kulit sedang digandrungi sekarang ini. Mulai dari tas, dompet, jaket, id card holder, dompet kartu, gelang, sabuk, dan berbagai macam kerajinan terbaik lainnya.

Kulit yang biasanya digunakan pun dari bermacam hewan lho. Kebanyakan sih terbuat dari kulit sapi, tapi bisa juga menggunakan kulit dari hewan lainnya. Ada yang pakai kulit domba, ular, buaya, atau ikan pari.

Tentu saja bahan kulit asli tidak langsung digunakan. Perlu proses yang namanya penyamakan sehingga kulit hewan yang masih mentah menjadi kulit samak. Nah, karena kebanyakan pakai kulit sapi, sekarang kita cari tahu jenis-jenis dari kulit sapi ya.

Kulit Nabati (Veg Leather)

Jenis Kulit Sapi Nabati
kulitnabati.com

Buat kamu yang pengen punya produk berbahan kulit dengan harga murah, coba deh cari yang bahannya kulit sapi nabati (vegetable leather). Kenapa bisa murah? Kulit nabati ini disamak dengan bahan alami tidak pakai bahan kimia. Jadi, bisa dibilang jenis kulit ini lebih ramah lingkungan dari pada jenis lainnya.

Kalau mau membedakan dengan kulit lainnya, caranya gampang, karakter kulit nabati ini kaku dan warnanya lebih ke merah muda. Tapi tidak sepenuhnya pink ya, soalnya ada juga yang terlihat berwarna putih. Semua itu tergantung dari proses penyamakan sih.

Kamu masih bisa mewarnai kulit ini kok karena saat penyamakan, kulit nabati tida menggunakan minyak perwarna yang dapat menutup permukaan kulit. Tapi, para penggemar lether goods malah lebih suka warna asli yang bisa menunjukkan ciri khas dari kulit sapi.

Kulit Pull-up (Pull-up Leather)

Kulit Sapi Pull-up
dhenigleather.com

Pernah lihat produk kulit beraneka warna? Bisa jadi itu adalah kulit sapi pull-up lho. Kulit jenis ini yang paling banyak beredar di pasaran. Soalnya, kulit pull-up itu sifatnya sangat lentur, jadi lebih mudah diolah jadi berbagai macam produk kerajinan kulit.

Proses penyamakan kulit ini menggunakan bahan kimia, tapi itu nggak menghilangkan tekstur khas kulit sapi kok. Kulit pull-up ini juga merupakan proses lanjutan dari jenis finish leather, nanti kita bahas kulit jenis ini deh.

Kulit finish lather yang sudah selesai kemudian ditarik sampai melar, sehingga didapatkan kulit yang lebih tipis. Nah, karena lebih tipis maka kulit akan lebih mudah dibentuk. Mungkin karena proses penarikan ini juga ya namanya jadi kulit sapi pull-up.

Warna kulit ini sedikit memudar, jadi akan punya keunikannya sendiri. Ada kesan klasik atau vintage ketika produk kulit menggunakan pull-up.

Kulit Full Grain (Finish Leather)

Kulit Sapi Full Grain
guntur-leather.blogspot.com

Kulit sapi full grain merupakan jenis bahan kulit yang prosesnya utuh. Maksudnya gimana tuh? Jadi, finish leather ini diproses tanpa mengubah struktur permukaan kulit aslinya. Jadi pori-pori di permukaan kulit masih natural. Tekstur kulit pun masih bisa terlihat dengan jelas.

Proses penyamakan kulit ada beberapa proses penting, sampai akhirnya proses yang dinamakan finishing. Nah, setelah finishing, terbagi 2 jenis kulit, full grain dan corected grain.

Full grain merupakan kulit finishing yang tidak dimodifikasi sama sekali permukaannya (grain kulit). Jadi, motif dari pori-porinya masih original.

Beda lagi dengan corected grain, jenis yang ini pori-porinya sudah dimodifikasi. Caranya dengan mengamplas (buffing) ataupun pengecetan (roll coating). Sehingga, permukaan dari kulitnya sudah nggak seperti kulit asli.

Kedua finish leather ini sedikit mirip, tapi kalau kamu jeli, tentu bisa membedakan. Kamu bisa lihat dari pori kulitnya, jika sudah biasa, akan mudah membedakan mana yang sudah dimodifikasi dan yang belum.

Kulit Suede

Kulit Sapi Suede
nottefootwear.blogspot.com

Bahan kulit sapi suede teksturnya cenderung lebih lembut tetapi berserabut. Serabut pada bahan suede dikarenakan yang diolah itu kulit bagian dalam. Kulit disamak, lalu diamplas dan disikat sampai didapatkan permukaan yang berbulu-bulu halus.

Kulit sapi suede memiliki karakter yang tipis dan lembut. Harga dari kulit ini pun lebih mahal dibandingkan dengan jenis kulit lainnya. Biasanya, bahan jenis ini digunakan untuk pembuatan sepatu, tas, dan sandal.

Sepatu yang menggunakan suede biasanya lebih disukai anak-anak muda. Sepatu kulit sapi suede kesannya tidak terlalu formal dan lebih santai. Tapi, kelemahan sepatu dengan bahan suede adalah mudah kotor. Sepatu akan berubah warna jika terkena air, jahitan di sepatunya pun lebih mudah copot atau tertarik.

Jadi, produk dari kulit suede perlu perawatan khusus sesuai dengan karakter dari kulit ini. Hal ini mungkin penting ketika kamu memilih membeli produk kulit berbahan suede.

Kulit Krom (Brush-off Leather)

Kulit Krom
guntur-leather.blogspot.com

Jenis kulit ini merupakan kulit dengan harga yang paling tinggi. Harga yang tinggi dikarenakan prose pembuatannya rumit. Muliai dari penyamakan kulit sampai pemberian minyak.

Bahan jenis ini memiliki ciri khas permukaan yang mengkilap dan halus. Kulit ini memiliki kelebihan lho, yaitu mudah dibersihkan. Kenapa gampang dibersihin? Karena, kulit ini dilapisi dengan bahan yang dapat melindungi seperti akrilik.

Dengan perlindungan seperti itu, permukaan kulit akan menjadi mengkilap, licin, dan warnanya lebih terang. Kulit krom ini juga lebih tebal daripada jenis lainnya, tapi sangat lentur lho.

Kalau kamu perhatikan, permukaan kulit krom sangat halus. Kamu tidak bisa melihat lagi serat-serat khas kulit sapi. Biasanya, kulit jenis ini digunakan untuk bahan sepatu formal, seperti sepatu oxford, sepatu pantofel, dan dress shoes profesional.

Kulit Nubuck

Kulit Nubuck
carryrepublic.com

Bahan kulit nubuck termasuk jenis kulit yang premium. Nama nubuck diambil dari kata new and buck. Kalau dilihat sekilas, bahan nubuck ini mirip dengan kulit suede. Proses pengolahannya pun juga nggak jauh berbeda, perbedaan hanya terletakk pada lapisan kulit yang digunakan.

Kalau suede dibuat dari bagian dalam kulit sapi, nah nubuck ini menggunakan bagian luarnya. Setelah diolah sedemikian rupa, permukaan kulit selanjutnya diamplas atau disikat. Gunanya adalah untuk menghilangkan kulit bagian atas sampai muncul tekstur halus dan rata.

Proses yang dilakukan untuk pembuatan nubuck ini cukup lama. Hal ini karena saat pengamplasan harus dengan kecermatan yang tinggi. Kalau pengamplasan dilakukan dengan tekanan yang berbeda, maka serabut yang muncul tidak rata. Tentu saja hal itu akan memengaruhi warna pada permukaan kulit nubuck.

Kalau dilihat, penampilan kulit nubuck yang nggak rata jadi ada perbedaan warna gelap dan terang. Hal inilah mungkin yang membuat harga jual kulit nubuck lebih tinggi.

Lumayan menarik kan mempelajari bermacam kulit sapi. Setelah tahu jenisnya, kamu bisa membelinya pada penjual atau pengrajin kulit. Biasanya sih dijual lembarang gitu, untuk bahan baku pembuatan produk kulit.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.