Titik Bekam Sunnah untuk Mengobati Berbagai Macam Penyakit

Bekam merupakan salah satu pengobatan sunnah yang sudah ada dari zaman dahulu dan sudah dipraktikkan selama berabad-abad lamanya. Di zaman modern seperti sekarang ini, bekam juga menjadi alternatif untuk menjaga kesehatan tubuh oleh beberapa kalangan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, bekam atau membekam adalah mengeluarkan darah dari badan.

Caranya dengan menggunakan alat yang bentuknya seperti mangkuk, ditelungkupkan di atas permukaan kulit kemudian disedot udaranya. Tapi, cara tradisional adalah dengan menggunakan api, kemudian ditutup mangkuk dan dibiarkan sampai kulit menjadi bengkak. Baru setelah itu digores menggunakan benda tajam sampai darahnya keluar.

Sebenarnya, kata bekam asalnya dari bahasa Melayu, kalau dari bahasa Arab, bekam disebut dengan hijamah yang artinya pelepasan darah kotor. Dalam bahasa Inggris disebut cupping, sedangkan dalam bahasa Cina dikenal dengan Gua-sha.

Bekam yang dikenal saat ini ada 4 jenis, bekam basah, bekam kering, bekam luncur, dan bekam tarik. Penggunaan cara bekam berdasarkan jenisnya ini tergantung dengan keluhan yang dirasakan oleh pasien.

Alat yang Digunakan untuk Bekam

Perlengkapan bekam

janaaha.com

Saat kita berbekam, tentu dibutuhkan alat dan perlengkapan. Selain alat untuk melakukan kop, dibutuhkan juga alat untuk menyayat kulit dan melindungi tubuh pembekam.

  • Cupping set atau kop untuk bekam
  • Lancing device atau alat lanset
  • Lancing atau jarum lanset
  • Pisau bedah
  • Pengukur tekanan darah
  • Pengukur kadar gula darah
  • Sarung tangan
  • Masker
  • Tisu
  • Kapas
  • Pisau cukur
  • Alkohol
  • Minyak zaitun
  • Minyak habbatussauda

Dengan alat-alat di atas, kita bisa segera melakukan bekam pada titik-titik tertentu. Kita tidak bisa sembarangan melakukan bekam di sembarang tempat. Ada titik-titik khusus, ada juga titik yang tidak boleh dibekam.

Titik Bekam

Titik-titik biasanya dilakukan terapi bekam

jasaterapibekamblog.wordpress.com

Titik yang bisa kita bekam sebenarnya ada banyak, dan dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, maka muncul istilah titi bekam untuk asam urat, jantung, kepala, diabetes, stroke, kencing manis, lemah syahwat, kolesterol, dan berbagai macam titik untuk pengobatan penyakit.

Nah, pada umumnya, ada sekitar 11 titik yang biasa dilakukan pembekaman. Berikut ini kesebelas titik tersebut.

1. Titik Ummu Mughits

Titik pertama ini ada di kepala, tepatnya di ubun-ubun kepala. Ketika kita berbekam pada titik ini, manfaat yang didapatkan adalah mengatasi stroke, vertigo, hipertensi, migrain.

Untuk membekam titik ini, kita harus terlebih dahulu mencukur rambut. Karena, jika masih ada rambut, akan sangat sulit untuk dibekam. Alat bekam tidak akan bisa menempel ketika ada rambut yang menghalangi.

2. Titik Qumah Duwah

Titik ini berada di kepala bagian bawah, ada di sekitar tonjolan tulang belakang. Bekam pada titik ini akan bermanfaat untuk sakit ringan. Contohnya seperti sakit kepala, pandangan kabur, sakit tenggorokan, sakit bahu.

3. Titik Al-Akhda’in

Titik ini lokasinya ada di dua urat samping kiri dan kanan leher. Kadang, kita akan sulit menemukan urat ini sulit untuk ditemukan. Titik ini merupakan pusat dari kegiatan, serta perjalanan usus kecil dan usus besar.

Bekam pada titik ini akan dapat mencegah sakit pada kepala, wajah, telinga, gigi, tenggorokan, hidung, dan berbagai penyakit di sekitar kepala, terutama sakit yang diakibatkan kelebihan darah atau rusaknya sel darah.

4. Titik Al-Khaahil

Titik Al-Khaahil berada di atas tulang belakang, tepatnya di antara bahu sebelah kanan dan kiri. Ketika kita melakukan bekam pada titik ini, kamu akan bermanfaat mengatasi masalah penyakit di sekitar kepala dan juga saraf.

5. Titik Al-Hammah

Al-Hammah berada di titik paling atas kepala, tepatnya pertemuan antara rambut bagian atas, dengan rambut bagian belakang. Ketika titik ini dibekam, maka akan dapat mengatasi masalah yang berhubungan dengan stroke, ingatan, gangguan pengelihatan, dan masalah lain.

6. Titik Punggung

Titik ini berada di sebelah punggung bagian kanan dan kiri. Pembekaman pada titik ini diutamakan untuk orang yang menderita sakit paru-paru, asma, dan bronkitis.

7. Titik Pinggang

Bekam di titik ini digunakan untuk menyembuhkan penyakit yang berhubungan dengan gangguan pada ginjal serta sulit buang air kecil.

8. Titik Pinggul

Titik pinggul ini bermanfaat untuk menghilangkan rasa nyeri akibat dari jatuh.

9. Titik Pangkal Paha

Titik pangkal paha bermanfaat untuk menyembuhkan kaki yang terasa lemas atau memar karena terkena pukulan atau terjatuh.

10. Titik Betis dan Lipatan Lutut

Bekam di titik ini sangat berguna untuk mengatasi gangguan pada kandung kemih, sakit asam urat, dan juga pegal linu.

11. Titik Punggung dan Telapak Kaki

Titik punggung dan telapak kaki ini dapat mengatasi masalah pada daerah di sekitar betis, paha, untuk gangguan haid dan gangguan pada buah zakar.

Nah, itu tadi merupakan beberapa titik yang bisa dibekam dan biasa untuk dibekam. Tapi ingat, ada beberapa daerah yang tidak boleh dilakukan bekam ya.

Titik yang Tidak Boleh Dibekam

Ketika kita akan membekam seseorang, jangan sampai membekam titik-titik berikut ini.

1. Sistem Limpa

Jangan membekam pada titik yang memiliki banyak sistem limpa atau lympathic system. Sistem limpa merupakan sistem yang berfungsi untuk menghasilkan antibodi.

Lalu, dimana tempat yang banyak sistem limpanya?

Letak titik yang banyak sistem limpanya antara lain pipi, bawah rahang, tonsil, dada, ulu hati, ketiak, dan selangkangan.

2. Lubang Alamiah Tubuh

Jangan pula membekam pada lubang alami di tubuh, seperti mata, hidung, telinga, mulut, puting susu, dubur, dan kemaluan. Selain itu, jangan membekam juga lubang pada naggota tubuh yang ada retak tulangnya.

3. Titik Varises

4. Tempurung Lutut

5. Tulang Punggung

6. Lipatan Tubuh

Lipatan tubuh ini meliputi ketiak, selangkangan, siku bagian dalam, dan bagian belakang lutut.

7. Titik Lain

Titik lain ini seperti kanker, pusat kelenjar limfa atau getah bening, perut wanita yang sedang hamil, bagian tubuh yang sensitif, bagian tubuh yang memiliki saraf-saraf halus seperti tangan bagian dalam.

Nah, itu beberapa titik yang tidak boleh kamu bekam. Sebisa mungkin menghindari titik-titik tersebut dan berhati-hati dalam membekam seseorang.

Selain untuk mengobati penyakit, bekam juga sangat baik dilakukan untuk mencegah munculnya berbagai macam penyakit. Semoga kita selalu dijaga kesehatannya oleh Allah agar bisa beribadah dengan rajin dan ikhlas. Selamat berbekam, semoga tetap sehat 🙂

Leave a Reply