Siklus Hidrologi, Proses Ketika Air Mengelilingi Bumi

Sebelum membahas tentang siklus hidrologi, kita belajar dulu yuk mengenai hidrologi. Hidrologi merupakan cabang ilmu geografi yang khusus mempelajari seputar distribusi, pergerakan dan juga kualitas air yang ada di bumi. Bukan cuma itu saja, cabang ilmu hidrologi juga mempelajari tentang siklus hidrologi dan sumber daya air.

Nah, terus apa dong yang dimaksud dengan siklus hidrologi?

Siklus hidrologi atau siklus air adalah sirkulasi air yang berasal dari laut kemudian menuju atmosfer lalu kembali lagi ke bumi, setelah itu ke laut lagi dan begitu seterusnya. Atau bisa juga proses pergerakan dan peyimpanan air antara biosfer, atmosfer, litosfer dan juga hidrosfer.

Nah, di siklus air, secara global dapat digambarkan dengan sembilan proses fisik yang besar, membentuk gerakan air secara kontinyu. Jalurnya meliputi bagian air yang berbentuk gas di dalam atmosfer planet bumi, melalui permukaan bumi seperti lautan, danau dan gletser. Pada saat yang sama, air melewati tanah dan lapisan batuan di dalam tanah, kemudian air dikembalikan lagi ke atmosfer.

Siklus hidrologi atau siklus air

ekosistembiologi.blogspot.com

Siklus hidrologi ini memiliki karakteristik mendasar bahwa siklus tersebut tidak memiliki awal dan tidak memiliki akhir. Hal ini dapat kita pelajari dengan proses seperti berikut: evaporasi, kondensasi, presipitasi, intersepsi, infiltrasi, perkolasi, transpirasi, limpasan dan penyimpanan.

Evaporasi

Evaporasi atau penguapan terjadi ketika air berubah bentuknya dari cair menjadi gas. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi jumlah penguapan yang ada di alam adalah radiasi matahari dan beberapa faktor lain seperti suhu udara, tekanan angin, tekanan uap dan tekanan atmosfer.
Penguapan ini dapat terjadi dibanyak tempat, seperti pada tetesan hujan, air laut dan danau. Bahkan, penguapan pun bisa terjadi pada air yang menetap seperti air vegetasi tanaman, air tanah, air yang ada di batu dan salju. Selain itu, ada juga penguapan yang disebabkan oleh aktivitas manusia.

Kondensasi

Kondensasi adalah proses ketika air dalam bentuk gas berubah kembali menjadi berbentuk cair. Contohnya seperti uap air yang mengembun membentuk embun, kabut atau awan.

Presipitasi

Presipitasi adalah proses yang terjadi ketika air jatuh dari atmosfer ke tanah, atau biasa juga disebut hujan. Ada dua sub-proses yang menyebabkan awan melepaskan air hujan, yang pertama adalah proses peleburan dan kedua adalah proses es kristal.

Perkolasi

Perkolasi merupakan proses ketika air meresap terus ke dalam tanah. Air meresap sampai pada kedalaman tertentu sampai mencapai air tanah atau ground water.

Transpirasi

Transpirasi adalah proses evaporasi atau penguapan air yang terkandung dalam tumbuhan, terjadi terutama pada siang hari.

Limpasan

Limpasan atau runoff adalah aliran air di atas permukaan tanah melalui sungai atau parit sampai menuju ke laut. Faktor ini mencakup limpasan permukaan dan juga limpasan saluran.

Penyimpanan

Penyimpanan tentu sesuai namanya, yaitu air yang tersimpan di bumi. Ada tiga lokasi penyimpanan air yang terjadi di bumi, air di atmosfer, air di permukaan bumi dan air di dalam tanah.
Nah, dengan proses yang terjadi pada siklus hidrologi ternyata, proses terjadinya siklus ini dapat dibedakan menjadi tiga macam.

Siklus Pendek

Siklus pendek merupakan terjadinya penguapan air laut menjadi gas karena panas matahari. Uap air kemudian terkondensasi dan membentuk awan yang pada akhirnya akan kembali jatuh ke permukaan laut.

Siklus Sedang

Siklus sedang ini mirip seperti siklus pendek, perbedaanya hanya pada uap air yang terbentuk kemudian terbawa angin dan membentuk awan. Dari awan turunlah hujan yang jatuh ke permukaan daratan dan akhirnya air akan kembali ke laut.

Siklus Panjang

Siklus panjang merupakan air laut yang menguap menjadi gas karena panas matahari. Uap air akan mengalami sublimasi dan membentuk awan yang mengandung kristal es. Kristal es yang ada pada awan akan jatuh dalam bentuk salju dan akan membentuk gletser. Gletser kemudian mencair membentuk aliran sungai dan akhirnya kembali ke laut.

Nah, itu tadi beberapa informasi mengenai siklus hidrologi, semoga bermanfaat 🙂

Leave a Reply