Contoh Teks Eksplanasi yang Singkat Beserta Pengertian dan Strukturnya

Contoh Teks Eksplanasi – Buat kamu yang sering membaca, tentu sudah biasa dengan yang namanya koran, majalah, atau media online. Biasanya, di media-media tersebut ada artikel tentang pertunjukan seni, sebuah penelitian yang dilakukan ilmuan, atau tentang fenomena alam. Itulah beberapa contoh teks eksplanasi.

Sebelum kita tahu seperti apa contohnya, bagaimana kalau sekarang belajar dulu tentang teks eksplanasi. Kita akan mempelajari bersama tentang pengertian, tujuan pembuatannya, struktur, dan kaidah kebahasaan. Untuk lebih lengkapnya, langsung saja lanjutkan membacanya sampai selesai ya.

Pengertian Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi adalah teks yang isinya tetang suatu proses “bagaimana” dan “mengapa” sebuah peristiwa itu bisa terjadi. Peristiwa atau topik itu bisa berhubungan dengan sosal, fenomena alam, ilmu pengetahuan, kehidupan sehari-hari, dan budaya.

Semua peristiwa yang terjadi tersebut selalu mempunyai hubungan sebab akibat dan terdapat proses di dalamnya.

Tujuan Teks Ekplanasi

Teks ekspalasni memiliki tujuan yaitu untuk memberikan informasi yang jelas kepada pembaca agar dapat memahami suatu fenomena yang terjadi di sekitarnya.

Struktur Teks Eksplanasi

Sebuah teks eksplanasi mempunyai struktur yang harus dipenuhi agar menjadi teks yang memberikan informasi secara menyeluruh. Berikut ini stuktur teks eksplanasi yang harus dipenuhi.

1. Pernyataan Umum

Struktur yang pertama adalah pernyataan umum, isinya tentang penjelasan umum mengenai sebuah peristiwa ataupun fenomena yang terjadi dan akan dibahas di dalam teks. Penjelasannya bisa berupa pengenalan tentang fenomena yang terjadi secara umum, atau gambaran umum tetang sebuah peristiwa.

Di dalam pernyataan umum ini juga berisi hal-hal yang akan menjawab pertanyaan pembaca tentang peristiwa. Biasanya berisi tentang pernyataan yang akan menjawab pertanyaan “apa?”, “bagaimana?”, dan “kenapa?”.

2. Deretan Penjelas

Struktur kedua adalah deretan penjelas, berisi tentang penjabaran dari proses kenapa peristiwa itu terjadi. Deretan penjelas ini biasanya terdiri dari beberapa paragraf. Di dalam paragraf ini akan dirincikan tentang sebab dan akibat dari peristiwa atau fenomena yang terjadi.

3. Interpretasi

Bagian terakhir dari teks eksplanasi adalah interpretasi dan sifatnya adalah optional. Kamu bisa memasukkannya dalam teks ataupun tidak.

Interpretasi ini merupakan penutup, berisi tentang kesimpulan atau intisari dari pernyataan umum serta deretan penjelas yang sebelumnya sudah ditulis pada paragraf-paragraf sebelumnya. Walaupun optional, tetapi sangat disarankan untuk menulis teks penutup ini, fungsinya adalah sebagai penegasan dari apa yan sudah kita tulis dalam teks eksplanasi tersebut.

Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi

Penulisan teks eksplanasi mempunyai beberapa kaidah kebahasan yang akan mempermudah kita membedakan, mana yang teks eksplanasi, mana teks lainnya. Berikut ini beberapa kaidah kebahasaannya.

  1. Menggunakan kalimat pasif.
  2. Berisi informasi berdasar fakta.
  3. Membahas informasi yang sifatnya ilmiah.
  4. Banyak menggunakan kata kerta material dan relasional, atau kata kerja aktif.
  5. Teks bersifat informatif dan tidak mencoba untuk memengaruhi pembaca agar dapat mempercayainya.
  6. Teks eksplanasi dibuat untuk menjutifikasi bahwa sesuatu yang sedang dipaparkan adalah memang benar.
  7. Menggunakan sequence markers, contohnya seperti berikutnya, terakhir, pertama, kedua, ketiga, dan kata lainnya.
  8. Fokus pada hal yang umum, bukan partisipan manusia, contohnya seperti gempa bumi, hujan, tanah longsor, dan banjir.
  9. Menggunakan konjungsi kausal dan waktu, contohnya seperti kata sehingga, pertama, bila, jika, sebelum, dan kemudian.

Kumpulan Contoh Teks Eksplanasi

Berikut ini ada beberapa contoh teks yang bisa dijadikan referensi agar lebih mengerti.

1. Contoh Teks Eksplanasi Singkat Tentang Bencana Alam Tentang Banjir

Teks Eksplanasi Bencana Alam Banjir

raihanrahman33.wordpress.com

Pernyataan Umum

Banjir merupakan salah satu bencana alam yang kedatangannya akan memengaruhi kehidupan manusia, baik pengaruhnya terhadap fisik ataupun mental.

Pengertian banjir sendiri adalah luapan air yang debitnya besar, menggenangi dan menerjang suatu daerah. Sebuah peristiwa meluapnya air tersebut kemudian masuk kawasan pemukiman penduduk, akibatnya sungai tidak mampu menampung air tersebut.

Deretan Penjelas Sebab Akibat

Banjir dapat terjadi karena disebabkan dua faktor, faktor alam dan faktor manusia.

Pertama adalah faktor alam, sebabnya karena curah hujan yang tinggi, adanya pasang naik air laut, letak geografisnya berada lebih rendah dari permukaan air laut, atau tempatnya terletak pada cekungan yang sekelilingnya adalah perbukitan sehingga jalan keluar air menjadi kecil.

Sedangkan faktor manusia contohnya seperti membuang sampah sembarangan, penebangan hutan liar, saluran tempat pembuangan air tersumbat hingga akhirnya air meluap.

Selain dapat mengganggu aktivitas masyarakat, banjir juga bisa menimbulkkan kerugian yang besar. Rumah yang terendam banjir tentu akan menjadi kotor, barang-barang berharga bisa rusak, sarana umum juga rusak. Bahkan, ketika banjir datang secara tiba-tiba dapat menyebabkan korban jiwa.

Interpretasi

Banjir dapat menimbulkan kerugian yang cukup besar bagi masyarakat, oleh karena itu kita harus mempelajari sebab-sebab terjadinya banjir agar nantinya bisa dilakukan pencegahan sebelum terjadinya bencana alam tersebut.

2. Contoh Teks Eksplanasi Singkat Tentang Fenomena Sosial Tentang Kemiskinan

Teks Eksplanasi Masalah Sosial Tentang Kemiskinan

fahiradanfathan.blogspot.co.id

Pernyataan Umum

Kemiskinan adalah tingkat penghasilan masyarakat yang rendah, sehingga mereka tidak dapat memenuhi kebutuhan pokok, seperti tempat tinggal, makan, pakaian, pendidikan, dan lainnya. Banyak dari masyarakat miskin yang tidak punya tempat tinggal sehingga harus menjadikan bataran kali, kolong jembatan, atau gerobak sebagai tempat tinggal.

Deretan Penjelas Sebab Akibat

Kemiskinan dapat terjadi karena beberapa faktor, bisa terjadi karena kurang meratanya pendidikan di masyarakat, terjadi musibah, struktur sosial, kebangkrutan, dan faktor lainnya.

Salah satu faktor kemiskinan yang cukup mendominasi adalah struktur sosial dan perilaku. Perilaku yang knsumtif, gengsi, pengeluaran tidak sebanding dengan pemasukan juga masuk di dalamnya.

Sebenarnya sudah banyak usaha yang dilakukan, baik oleh pemerintah atau masyarakat itu sendiri untuk mengatasi kemiskinan. Usaha yang dilakukan oleh pemerintah contohnya seperti menaikkan upah minimum kerja, memperbanyak lapangan pekerjaan, tempat tinggal yang terjangkau, dan pendidikan gratis.

Dengan usaha yang dilakukan, tentu harus ada peran dari masyarakat untuk mendukungnya. Masyarakat harus bisa untuk tidak menghamburkan uang, menghindari sikap gengsi, rajin menabung dan membantu sesama. Keselarasan antara pemeritah dan masyarakat akan dapat mengatasi kemiskinan.

Interpretasi

Dengan kekayaan alam yang ada di Indonesia, seharusnya tidak perlu ada kemiskinan. Jika kita bisa menerima dan mensyukuri apa yang dimiliki. Sifat yang buruk juga harus dihilangkan, kerjasama antara pemerintah dan masyarakat juga harus terjalin dengan baik untuk dapat menghilangkan kemiskinan yang ada di Indonesia.

Leave a Reply