Cara Merawat Bayi yang Baru Lahir untuk Kamu Para Pasangan Muda

Buat pasangan yang baru saja menikah, tentu akan sangat mendambakan segera dikaruniai seorang anak yang lucu dan menggemaskan. Tetapi, begitu sudah ada anak, kadang orang tua muda masih belum tau apa yang harus dilakukan. Belum mempersiapkan banyak hal, terutama ilmu bagaimana merawat anak yang baru saja lahir.

Buat kamu dan pasangan yang baru saja dikaruniai buah hati, kehadirannya bukan saja menguras banyak tenaga dan emosi lho, tetapi juga dapat menimbulkan kekhawatiran. Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, masih banyak orang tua yang bingung, bagaimana merawat bayi yang baru lahir.

Biasanya, orang tua baru pasti sudah mempersiapkan berbagai macam kebutuhan si kecil dari mulai sejak anak belum lahir. Mulai dari kebutuhan berupa pakaian, peralatan untuk merawat si kecil, sampai kebutuhan yang kira-kira akan dibutuhkan nantinya.

Setelah mempersiapkan kebutuhan bayi, tentu diperlukan juga peran orang tua yang harus terus mengawasinya. Buat pasangan yang baru saja mempunyai anak, tentu akan membutuhkan penyesuaian karena sekarang mereka berstatus sebagai orang tua.

Hal yang Harus Diperhatikan

Bayi Lucu

dreamicus.com

Nah, kalau kamu masih belum mengetahui bagaimana dan apa yang harus dilakukan untuk merawat bayi yang baru lahir, berikut ini ada beberapa hal yang perlu kamu lakukan.

1. Jangan Pernah Takut

Buat yang baru pertama kali memiliki anak, tentu akan ada rasa khawatir ketika melihat sang buah hati, ada rasa khawatir tidak mampu untuk merawatnya dengan baik. Jangan terlalu khawatir, kalau bisa bicarakan hal yang membuat kamu cemas kepada pasangan agar nantinya bisa diatasi bersama.

Jadi, jangan pernah takut dan tidak percaya diri karena sekarang kamu punya rutinitas baru untuk si kecil. Mungkin awalnya memang akan kaku dan belum biasa, tapi lama-lama pasti akan menjadi terbiasa dan terasa lebih mudah.

2. Menjaga Kebersihan

Menjaga kebersihan saat kamu merawat bayi merupakan hal sangat penting dan wajib untuk dilakukan. Kamu perlu memerhatikan kebersihan tangan saat memegang dan menggendong bayi yang baru lahir. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko kuman atau bakteri yang bisa berpengaruh buruk. Kontak antara bayi dengan orang lain juga harus jadi perhatian.

3. Menjaga Kondisi Tubuh

Saat ada bayi baru di dalam kehidupan kita, hal ini biasanya akan dikaitkan dengan kurang tidur. Tetapi, jangan sampai kita terlalu banyak mengonsumsi kafein dan minuman atau makanan lain untuk mengusir rasa ngantuk. Tetaplah untuk mengonsumsi makanan sehat dan memenuhi kebutuhan air setiap hari.

Untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap fit, tidurla bersama dengan si kecil. Atau, bisa juga meminta pasangan menggantikan tugas jaga saat malam hari. lebih baik buat jadwal secara bergantian untuk mengawasi anak kamu, agar kondisi tubuh tetap terjaga dan tidak drop sehingga menyebabkan sakit.

4. Perhatikan Keamanan Bayi

Selain kebersihan, keamanan si kecil juga menjadi hal yang sangat penting. Baik itu keamanan saat kita menggendongnya ataupun berinteraksi dengannya. Kita harus benar-benar memerhatikan dengan baik untuk mencegah dari hal yang tidak diinginkan.

Misalnya saja saat menggendong bayi yang baru saja lahir, kamu harus memastikan bahwa bagian kepala dan leher bayi terpegang dan lakukan dengan posisi yang benar. Jangan sampai bayi terguncang tubuhnya, hal ini untuk mengantisipasi agar tidak terjadi gangguan pada kepala dan anggota tubuh lainnya.

5. Jangan Mengurung Diri

Ketika kamu sedang merawat bayi, jangan hanya berdiam diri di dalam rumah saja, ajak juga dia keluar. Misalnya ketika bayi rewel di dalam rumah, ajak jalan-jalan keluar rumah, biar si kecil juga dapat menghirup udara segar. Jalan-jalannya jangan saat siang pas panas-panasnya ya, tapi bisa ketika pagi hari saat udara masih bersih.

Ajak juga si bayi untuk bersosialisasi dengan keluarga lain dan tetangga. Siapa tahu ketika kamu membutuhkan bantuan, mereka akan dengan senang hati membantu.

6. Menunda Pekerjaan

Jangan memaksakan diri untuk menjaga hal yang biasa kamu lakukan sebelum kelahiran si kecil. Misalnya saja seperti membersihkan rumah, mencuci pakaian, semua pekerjaan itu bisa kamu tunda terlebih dulu. Hal ini dilakukan agar kamu tidak terlalu lelah saat merawat bayi yang baru saja lahir.

Selain itu, kamu juga bisa menghemat energi dengan mengurangi pekerjaan yang biasanya memakan waktu cukup lama. Misalnya saja seperti memasak, kamu bisa mencoba memasak makanan yang mudah dibuat. Atau, bisa juga bertukar tugas dengan pasangan, gantian dia yang memasak. Tapi ingat, tetap perhatikan nilai gizi makanan yang kamu konsumsi ya.

Cara Merawat Bayi yang Baru Lahir

cegukan pada bayi

katalogbunda.com

Nah, setelah kamu siap, berikut ini ada beberapa caya yang bisa kamu lakukan ketika berhadapan dengan si kecil.

1. Cara Memandikan Bayi

Cara memandikannya adalah dengan menggunakan sampo dan sabun yang memang diperuntukkan bagi bayi. Gunakan spons yang lembut ketika kamu memandikan si kecil. Selain itu, gunakan juga peralatan seperti kain waslap, handuk yang lembut, dan bak mandi untuk memandikan bayi. Ketika menggunakan produk berupa sabun dan sampo, kamu bisa mengonsultakikan kepada dokter terlebih dahulu.

2. Cara Pemberian ASI

Sebaiknya, ketika bayi baru saja lahir, yang diberikan oleh ibu adalah ASI. Lebih baik lagi jika kamu memberikan ASI eksklusif pada si kecil. Pemberian ASI bisa dilakukan sebanyak 8-15 kali dalam sehari, tergantung dari kapasitas perut bayi.

Saat memberikan asi pada si kecil, aturlah posisi menyusui yang tepat dan bergantian. Jangan juga menunggu bayi sampai menangis baru diberi ASI, berilah ASI dengan selang waktu agar buah hatimu tidak kehausan.

3. Cara Mengganti Popok

Selain memandikan dan menyusui, mengganti popok juga merupakan hal wajib yang harus dilakukan. Bagi yang belum terbiasa, tentu akan merasa jijik dan sulit melakukannya. Padahal, kamu bisa saja mengganti popok sampai 10 kali dalam sehari, tergantung dari apa yang masuk ke dalam perut buah hati.

Pelajari cara mengganti popok pada bayi ya, belajar dulu dari melihat ibu atau pasanganmu melakukannya. Setelah terbiasa, cobalah melakukannya sesekali.

Biasanya, bayi akan buang air besar pertama kali setelah sehari atau dua hari pasca dilahirkan. Kotoran yang keluar merupakan kotoran yang baik, yaitu mekonium berwarna hitam. Mekonium merupakan kotoran yang terdiri dari lendir, cairan ketuban, dan apapun yang masuk ke dalam tubuh bayi saat masih ada di dalam perut.

Nah, itu tadi beberapa hal yang bisa kamu perhatikan saat baru saja memiliki bayi. Jangan grogi apalagi takut, kalau memang belum bisa, kamu bisa meminta bantuan orang tua terlebih dahulu. Selamat atas kelahiran anak pertamanya 🙂

Leave a Reply