Penyebab dan Cara Mengatasi Keputihan

Keputihan merupakan salah satu masalah yang sangat diwaspadai oleh wanita. Kamu perlu berhati-hati jika memiliki ciri-ciri seperti alat reproduksi mengeluarkan lendir berwarna putih dan berbau tidak sedap. Kalau memiliki kedua masalah tersebut, mungkin kamu mengalami keputihan.

Alat reproduksi wanita sangat rentan terhadap beberapa penyakit. Jika kamu memiliki pola hidup yang tidak sehat, aktivitas yang padat dan stress, ada kemungkinan akan menyebabkan alat reproduksi kamu mengalami flour albus. Flour albus itu nama lain dari keputihan, yang merupakan infeksi disertai dengan rasa gatal di dalam alat reproduksi dan sekitar bagian luar. Selain itu akan keluar cairan putih kekuningan atau putih kelabu.

Penyebab utama keputihan adalah infeksi yang disebabkan oleh jamur candida. Jamur ini sebenernya ada di dalam tubuh tiap orang, tapi dengan kadar yang terkendali sehungga tidak menyebabkan infeksi. Selain menyerang alat reproduksi pada wanita, jamur candida ini juga sering menyerang mulut, kulit, tenggorokan dan darah.

Masalah keputihan ini tidak bisa dianggap hanya masalah yang sepele lho. Jika masalah keputihan ini dibiarkan bisa berakibat vatal, apalagi jika jamur sudah menyerang serviks. Oleh karena itu pencegahan merupakan solusi awal agar kamu terhindar dari keputihan.

Berikut ini beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah dan juga mengatasi keputihan.

1. Gunakan Pembalut yang Tepat

Ketika menstruasi wanita akan menggunakan pembalut untuk menahan darah yang keluar. Tapi pemilihan pembalut yang salah bisa menyebabkan keputihan juga lho. Pilih pembalut yang menggunakan bantalan berkualitas, kalau bisa yang mengandung herbal. Kalau bisa juga, gantilah pembalut yang kamu gunakan, jangan dalam sehari cuma pakai satu pembalut saja.

2. Jaga Kelembapan

Menjaga kelembapan alat reproduksi merupakan pencegahan awal untuk menghindari keputihan. Selain kelembapan pH alat reproduksi juga harus terjaga, Ph yang baik adalah pada kisaran 3,5.

Jika terjadi perubahan warna dan bau yang tidak sedap kemungkinan disebabkan karena tingkat keasaman yang tinggi. Bila hal tersebut dibiarkan, kemungkinan akan terjadi nyeri pada alat reproduksi kamu.

Untuk menjaga kelembapan alat reproduksi kamu, disarankan tidak membersihkannya dengan menggunakan douching (obat semprot air). Obat semprot air bisa mengganggu keseimbangan pH dan akan meningkatkan risiko iritasi pada alat reproduksi kamu.

3. Bersihkan Dengan Tepat

Kebersihan alat reproduksi juga merupakan hal yang penting untuk kamu jaga. Ketika mempersihkan alat reproduksi kamu, usahakan bersihkan dari arah depan ke belakang. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari kuman yang menempel pada anus tidak pindah ke alat reproduksi kamu.

4. Menggunakan Daun Sirih

Salah satu cara tradisional dan alami adalah menggunakan daun sirih. Di dalam daun sirih terdapat senyawa batlephenol dan kavinol yang mampu membunuh bakteri, memiliki fungsi antioksidan dan anti jamur. Tak heran kalau sudah dari zaman dahulu daun sirih digunakan untuk mengatasi keputihan.

Cara menggunakan daun sirih ini cukup mudah kok. Ambil 10 lembar daun sirih yang sudah dicuci, kemudian siapkan 2 liter air. Rebus air bersama dengan daun sirih, setelah itu dinginkan dan basuhkan ke seluruh alat reproduksi kamu.

5. Konsumsi Bawang Putih

Bawang putih selain untuk menyedapkan masakan juga dikenal memiliki khasiat menjaga kesehatan. Di dalam bawang putih terdapat anti bakteri dan anti jamur. Bawang putih dapat menghambat perkembangan dari bakteri dan jamur.

Dalam sebuah penelitian, bawang putih memiliki sifat anti bakteri. Jadi jika kamu memperbanyak mengonsumsi bawang putih, maka akan membantu mengatasi masalah keputihan.

6.Cuka Apel

Cuka apel sudah terbukti dapat membantu mengatasi keputihan yang disebabkan jamur candida. Caranya cukup mudah, cukup bilas alat reproduksi kamu menggunakan cuka apel yang sudah dicampur dengan air sehingga kadar keasamannya kembali normal. Lakukan cara ini secara rutin agar dapat mengatasi infeksi jamur.

7.Baking Soda

Baking soda ternyata dapat mengembalikan keseimbangan pH di dalam tubuh. Hal ini sangat membantu mengurangi infeksi yang disebkan oleh jamur. Menggunakan cara ini pun cukup mudah dilakukan, tambahkan setengah cangkir baking soda ke dalam air bersuhu sedang ke dalam bak mandi. Berendamlah selama 30 menit setiap hari, setelah beberapa kali melakukan cara ini rasakan perbedaannya. Rasa gatal yang ada di alat reproduksi kamu semoga berkurang.

8.Yoghurt

Yoghurt dapat berfungsi untuk melawan infeksi yang disebabkan oleh jamur. Tapi konsumsilah yoghurt yang tidak memiliki rasa atau yang plain. Ingat ya, gunakan yoghurt yang plain, kalau menggunakan yoghurt yang sudah ada pemanisnya bukannya sembuh, infeksi bisa semakin parah.

Khusus untuk infeksi jamur pada alat reproduksi, cukup celupkan kain kasa steril ke dalam yoghurt, kemudian oleskan ke daerah yang mengalami infeksi. Lakukan cara ini sampai rasa gatal pada alat reproduksi dan keputihan sembuh.

9. Olahraga dan Hindari Stress

Merutinkan olahraga dan menghindari stress juga dapat membantu mengatasi masalah keputihan. Lakukan olahraga rutin seminggu dua kali dan kurangi pikiran yang tidak perlu agar kamu tidak stress karena terlalu banyak pikiran.

Nah, itu tadi beberapa cara yang bisa kamu lakukan jika mengalami keputihan. Sebaiknya konsultasikan dulu tentang masalah kamu dengan dokter. Jangan biarkan keputihan yang ada malah tambah parah. Kamu bisa coba cara-cara di atas tapi ingat ya, jika sakit berlanjut hubungi dokter, semoga lekas sembuh.

Leave a Reply