5 Cara Mendidik Anak Agar Menjadi Orang yang Cerdas, Baik, dan Mandiri

CARA MENDIDIK ANAK – Anak merupakan salah satu anugerah yang diberikan Allah kepada kita. Sudah sepatutnya kita bersyukur dan menjaganya dengan baik. Agar kelak, anak kita menjadi orang yang bermanfaat bagi sesama.

Nah, kalau ngomongin soal masa depan anak, tentu semua itu ada pengaruhnya dengan bagaimana kita sebagai orang tua mendidiknya. Nggak mungkin kan kita mendidik anak asal-asalan dan berharap kelak dia menjadi seorang yang sukses. Ya memang ada juga yang begitu, tapi cuma sebagian kecil saja.

Kebanyakan orang yang sekarang sukses itu karena pendidikan yang baik diberikan oleh orang tua. Bukan cuma pendidikan formal saja lho. Ketika di rumah pun, anak juga bisa kita didik agar menjadi orang yang baik.

Nah, cara mendidik anak di rumah pun tidak bisa sembarangan. Kita harus mendidiknya dengan menyeluruh, jangan setengah-setengah. Agar, anak tumbuh dengan baik, mulai dari spiritualitasnya, intelektualitasnya, ataupun emosionalitasnya.

Jadi, kita sebagai orang tua juga bertanggungjawab dengan pendidikan anak di rumah ya. Jangan mentang-mentang kita sudah menyekolahkan anak di sekolah terbaik, lantas mengabaikan pendidikannya ketika di rumah. Padahal, pendidikan yang pertama kali dilakukan adalah di rumah lho. Jadi, jangan abaikan tentang mendidik anak ya para orang tua.

Berikut ini, ada beberapa cara mendidik anak yang bisa kamu terapkan di rumah.

1. Mengajari Anak Hidup Mandiri

Mengajari anak hidup mandiri

parentingforum.zz.mu

Ketika kamu mempunyai seorang anak yang masih kecil, pastilah ada kekhawatiran yang terlalu berlebih. Sebagai orang tua, seharusnya kita jangan terlalu khawatir dan over protektif. Anak juga perlu diberikan kepercayaan, tapi tetap dalam pantauan kita.

Berilah anak tanggung jawab terhadap mainan miliknya, serta merapikan mainannya setelah bermain. Ajari pula anak untuk menyiapkan sendiri perlengkapan sekolahnya.

2. Jadilah Teladan untuk Anak

myislamicpartner.com

myislamicpartner.com

Anak itu selalu meniru apa yang dilihatnya, apalagi ketika dia masih balita. Apa yang dilihat oleh anak, pasti akan direkan dan mungkin akan dia praktekkan. Jadi, kita perlu menjadi teladan bagi anak kita.

Kalau ingin anak menjadi pribadi yang baik, maka kita pun harus jadi baik. Kita harus menjaga sopan santun, berkata baik, dan semua yang baik-baik.

Kalau ingin anak rajin sholat atau mengaji, tentu kita harus mulai dari diri sendiri dulu. Karena, contoh itu akan lebih efektif daripada hanya sekedar perintah tanpa ada teladan yang bisa diikuti.

3. Mengajari Anak Bersosialisasi, Bersimpati, dan Berempati

mengajari anak berempati

eduprogcenter.blogdetik.com

Kehidupan sosial itu sangat penting bagi manusia, karena kita tidak bisa hidup sendiri. Kita harus bersosialisasi dengan masyarakat, bersimpati dan berempati kepada sesama.

Nah, agar anak mau bersosialisasi, bersimpati, dan berempati, kita perlu mengajarkannya. Agar, nantinya anak tumbuh menjadi seorang yang mampu menghargai orang lain. Ajarkan pula anak memahami lingkungannya, membedakan mana yang baik dan mana yang tidak.

Selain itu, ajarkan anak untuk memberikan bantuan kepada orang yang membutuhkan dan jangan sombong. Kalau misalnya kita ketemu sama pedagang yang sudah tua, biarkan anak kita untuk membeli beberapa barang dari pedagang itu. Beri uang yang lebih dan tidak usah meminta kembali dari pedagang yang tua tersebut.

Setelah memberi barang dari pedagang tua, berikan penjelasan kenapa kita perlu berbagi dan memberi.

4. Mengajari Anak untuk Mengemukakan Pendapat

mengajari anak berani berani berpendapat

mahasiswamengajarsmg.wordpress.com

Biasanya, orang tua terlalu menganggap remeh pendapat anak, apalagi anak yang masih kecil. Padahal, ketika anak mengemukakan pendapat dan kita memperdulikan atau mempertimbangkannya, maka itu akan menjadikan anak lebih pede dalam mengeluarkan pendapatnya.

Jangan malah acuh terhadap pendapat anak, nanti dia bisa jadi minder dan nggak mau berpendapat lagi lho. Ketika anak berpendapat, kita bisa mendengarkannya dan mempertimbangkan pendapatnya. Jika pendapat itu baik, bisa kita pakai, tapi jika tidak, kita bisa memberikan masukan dan mengoreksinya.

5. Menumbuhkan Rasa Ingin Tahu Anak

rasa ingin tahu

anekatop10.com

Anak-anak tentu masih belum mengenal dunia luar secara menyeluruh. Oleh karena itu, ketika melihat hal baru yang belum diketahuinya, dia akan bertanya kepada kita. Dan biasanya, anak-anak itu rasa ingin tahunya besar sekali lho.

Kita, sebagai orang tua harus selalu menjawab apa yang ditanyakan anak. Selain itu kita juga harus menjelaskan dengan bahasa yang mudah dipahami. Kalau tidak tahu, kita jangan sampai berbohong, jawablah setahu kita agar rasa penasaran anak itu dapat terpuaskan.

Tapi ingat, jangan sampai kita mengatakan “tidak tahu”, sebisa mungkin cari informasi tentang apa yang ditanyakan. Kalau memang belum bisa menjawabnya saat itu juga, kamu meminta waktu untuk mencari tahu jawabannya.

Nah, beberapa cara di atas dapat kamu praktekkan untuk mendidik anak. Kita harus memberikan perhatian secara penuh kepada anak. Jangan hanya menyerahkan soal pendidikan kepada sekolah saja, agar kita juga tahu bagaimana perkembangan anak kita.

Selamat mendidik anak dengan baik 🙂

Leave a Reply