5 Cara Memperbanyak ASI untuk Bayi Bunda

Memiliki seorang bayi merupakan sebuah hal yang sangat ditunggu oleh sebuah keluarga. Dengan ada si kecil, keluarga akan terasa makin lengkap dan ramai. Apalagi kalau ternyata kamu memiliki bayi kembar. Tentu akan menambah kebahagiaan di dalam keluarga.

Tapi ingat, ketika seorang anak masih kecil, baru saja lahir ke dunia, dia membutuhkan asupan nutrisi. Nah, asupan ini biasanya didapatkan anak dari ASI sang ibu. Dan, ASI yang sangat bermanfaat adalah ASI yang pertama kali keluar, yaitu kolostrum.

Nah, ASI ini keluar ketika tubuh seorang perempua mengandung. Karena adanya permintaan dari seorang bayi yaitu ASI. Maka, tubuh akan mengeluarkan hormon yang memberitahukan pada tubuh untuk membentuk ASI.

Setelah melahirkan, tubuh yang membuat ASI, tidak tahu berapa banyak jumlah ASI yang dibutuhkan. Waktu ini sangat baik untuk membangun supai ASI yang baik. Karena, ketika ASI itu sering dikeluarkan, maka produksinya juga akan semakin banyak. Sebaliknya, jika tidak pernah dikeluarkan, maka produsen ASI akan berhenti memproduksi ASI.

Seiring dengan berjalannya waktu, tubuh akan mulai mengetahui berapa banyak ASI yang dibutuhkan. Hal ini dilihat dari seberapa besar ASI yang dikeluarkan. Ketika payudara kosong, maka tubuh akan segera memproduksi ASI yang lebih banyak. Tapi, ketika payudara penuh, maka tubuh akan mengurangi produksi ASI.

Nah, untuk bunda yang masih memiliki masalah dengan produksi ASI yang sedikit, cara-cara di bawah ini bisa bunda coba.

1. Sering Menyusui Si Kecil

Kunci utama produksi asi bunda banyak adalah sering menyusui si kecil. Ketika sering menyusui, maka produksi ASI akan lancar karena payudara akan terus dirangsang untuk memproduksi ASI.

Caranya cukup mudah, bunda harus meningkatkan frekuensi menyusui selama 72 jam pertama pasca kelahiran. Atau, bunda juga bisa memerah ASI-nya dan disimpan dalam wadah khusus. Jika ASi sering dikeluarkan melalui isapan bayi, maka secara lamiah, produksi ASI akan meningkat.

2. Kosongkan Kedua Payudara Saat Menyusui

Ketika bunda menyusui, pastikan si kecil menyusu cukup lama, agar kedua payudara ASI-nya habis.

3. Menyusui Bergantian

Cobalah untuk menyusui menggunakan payudara yang berbeda. Jika si kecil bosan dengan payudara yang kiri, coba pindah ke payudara yang kanan sampai ia tidak lagi menghisap. Halini dimaksudkan untuk mengeluarkan ASI lebih banyak. Karena, fungsi utama saluran ASi adalah untuk mengalirkan ASI dari pabriknya, bukan untuk menyimpannya.

ASI akan diproduksi di pabrik ASI (payudara) dan dialirkan melalui saluran ASI (puting). Isapan bayi saat menyusu, akan mengosongkan maksimal 70% ASI dari dalam payudara. Kemudian, payudara akan kembali memproduksi ASI secara alami.

4. Biarkan Si Kecil Menikmati Cluster Feed

Cluster feed adalah minum ASI secara terus menerus, sering, dan nyaris tanpa jeda. Biasanya, cluster feed ini dilakukan pada sore hari sebelum si kecil tidur.

Kalau biasanya si kecil menyusu antara 2-3 jam, tiba-tiba waktunya jadi akan lebih rapat. Kalau ini terjadi, kemungkinan besar, bayi bunda sedang mengalami growrh spurt dan asupan yang diperlukan akan lebih banyak.

5. Jangan Membuat Jadwal Menyusui

Susui bayi bunda, kapanpun si kecil membutuhkan.

Leave a Reply