Cara Membuat Minyak Kemiri dengan Metode Bakar, Perasan, dan Sangrai

Manfaat minyak kemiri sudah begitu terkenalnya sebagai salah satu perangsang atau penumbuh rambut. Minyak kemiri sudah dipakai sejak dahulu untuk merawat rambut agar tetap sehat. Bahkan sekarang sudah banyak yang menjual minyak ini sebagai minyak perawatan rambut.

Sebenarnya bukan cuma buat rambut saja lho, kalau kamu ingin menebalkan alis atau menumbuhkan jambang dan jenggot, minyak ini bisa jadi solusinya.

Kalau kamu mau mencoba menggunakan minyak kemiri untuk merawat rambut, menumbuhkan jenggot, mengatasi kebotakan dan rambut rontok, bisa kok membelinya di toko terdekat. Tapi kalau pengen bikin sendiri juga bisa, membuatnya pun gampang. Berikut ini ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk membuat minyak kemiri.

1. Membuat Minyak Kemiri dengan Metode Bakar

Metode bakar merupakan salah satu cara yang paling mudah untuk dilakukan. Minyak yang dihasilkan akan cenderung berwarna kehitaman jika menggunakan metode ini.

Kelebihan Metode Bakar

  • Kalau kamu memilih metode ini, ada beberapa kelebihan yang akan didapatkan.
  • Sangat baik untuk menumbuhkan dan menyuburkan akar rambut yang rusak dan telah mati.
  • Lebih ampuh dalam memberi nutrisi dan menguatkan rambut.
  • Minyak yang dihasilkan lebih tidak menyebabkan alergi sehingga cocok dipakai semua kalangan, bahkan jika kulit kepala kamu sensitif.
  • Akan lebih cepat menumbuhkan rambut.
  • Produk lebih tahan lama di udara terbuka.
  • Dapat menghitamkan rambut.
  • Kamu bisa menggunakannya untuk menumbuhkan kumis, jambang, atau jenggot.

Kekurangan Metode Bakar

  • Walaupun memiliki banyak kelebihan, metode ini tentu juga memiliki beberapa kekurangan.
  • Karena memiliki warna yang hitam, minyak yang dihasilkan dari metode bakar dapat mengotori tangan dan pakaian saat kamu memakainya.
  • Minyak yang dihasilkan juga akan memiliki bau gosong.

Alat dan Bahan

  • Biji Kemiri secukupnya
  • Blender
  • Alat untuk membakar

Cara Membuat

  1. Siapkan biji kemiri yang akan kamu buat menjadi minyak, banyaknya sesuai dengan kebutuhan.
  2. Setelah ada biji kemirinya, bakar sampai biji jadi gosong.
  3. Kemudian blender kemiri yang sudah gosong menggunakan blender kering sampai keluar minyaknya.
  4. Minyak kemiri sudah bisa kamu gunakan untuk perawatan rambut.

2. Membuat Minyak Kemiri dengan Metode Perasan

Jika kamu menggunakan metode ini, minyak kemiri yang dihasilkan akan memiliki warna yang lebih bening dari pada jika menggunakan metode bakar.

Kelebihan Metode Perasan

  • Dengan menggunakan metode ini, ada beberapa kelebihan yang kamu dapatkan.
  • Pengolahannya cukup mudah dan semua orang bisa membuatnya.
  • Minyak yang dihasilkan memiliki warna bening, sehingga ketika dipakai pada kulit kepala tidak akan membuatnya menjadi kotor.
  • Hasil minyak kemirinya wangi, baunya seperti kemiri goreng.

Kekurangan Metode Perasan

  • Metode ini juga memiliki beberapa kekurangan.
  • Nggak semua orang cocok memakai minyak kemiri yang memiliki warna bening atau campuran.
  • Minyak kemiri yang didapat dari metode perasan murni (tanpa menambahkan minyak lain saat membuatnya) akan memerlukan waktu yang cukup lama untuk memisahkan antara santan dan airnya, kira-kira membutuhkan waktu 24 jam.
  • Minyak kemiri yang dihasilkan dengan menggunakan metode ini jumlahnya relatif sedikit. Oleh karena itu, kebanyakan akan mencampurnya dengan minyak lain seperti minyak zaitun, minyak agan, atau minyak lainnya agar hasil dari minyak kemiri menjadi lebih banyak.
  • Saat melakukan proses pengendapan, kita tidak boleh melakukannya terlalu lama. Jika dilakukan terlalu lama, maka santan dari kemiri akan menjadi basi.
  • Khasiat minyak yang dihasilkan tidak terlalu baik untuk perawatan rambut, tidak seperti ketika membuat minyak menggunakan metode bakar.

Alat dan Bahan

  • Biji kemiri secukupnya
  • Air
  • Blender atau parutan
  • Kain saring
  • Wadah
  • Wajan dan kompor

Cara Membuat

  1. Siapkan biji kemiri, banyaknya sesuai dengan kebutuhan.
  2. Blender atau parut biji kemiri yang masih utuh.
  3. Tambahkan air secukupnya, kemudian peras menggunakan kain saring.
  4. Lakukan terus langkah sebelumnya sampai air yang keluar menjadi bening.
  5. Masukkan santan kemiri ke dalam wadah tertutup dan tidak tembus cahaya, diamkan selama kurang lebih 24 jam.
  6. Setelah 24 jam, panaskan santan sampai minyak kemirinya keluar.
  7. Ambil minyaknya dan pisahkan dari air.
  8. Minyak siap digunakan.

Berikut ini video yang bisa kamu lihat agar memudahkan dalam pembuatan minyak kemiri.

3. Membuat Minyak Kemiri dengan Metode Sangrai

Metode sangrai juga mudah untuk dilakukan, yang penting siapkan dulu alat dan bahan yang dibutuhkan.

Alat dan Bahan

  • Biji Kemiri secukupnya
  • Air
  • Wajan dan kompor
  • Blender

Cara Membuat

  1. Sangrai biji kemiri sampai matang dan tercium bau wangi, kemudian setelah matang dinginkan.
  2. Tumbuk atau blender kemiri sampai halus.
  3. Setelah biji kemiri halus, tambahkan air dan peras menggunakan kain saring sampai minyaknya keluar.
  4. Hasil saringan disimpan dalam wadah tertutup.
  5. Minyak kemiri metode sangrai siap digunakan.

Demikian beberapa cara yang bisa kamu coba untuk membuat minyak kemiri sendiri. Cara-cara di atas sangat mudah untuk dilakukan sendiri dengan peralatan seadanya. Selamat mencoba 🙂

Leave a Reply