Bisa Jadi Apa yang Kamu Suka Tidak Baik Untukmu

“Yah, jengkol, gak suka ah.”

Mungkin kita pernah bilang seperti itu saat bertemu dengan apa yang nggak kita sukai. Bisa nggak suka makanan, minuman, nggak suka nunggu lama-lama, nggak suka mandi, masih banyak lagi deh macemnya.

Saya sendiri banyak banget yang nggak disukai, dari mulai makanan sampai orang pun ada. Tapi ya tentunya kalau orang jangan mendoakan yang jelek-jelek. Metang-mentang kita nggak suka, lantas mau seenaknya aja doain yang jelek, jangan ya.

Saya sebutkan beberapa hal yang nggak saya sukai

Menulis

Belajar Menulis

Awalnya nggak suka nulis, sekarang baru belajar nulis

Ya, saya memang tidak suka menulis. Apalagi dulu waktu nulis skripsi, hadu-hadu, malesnya minta ampun deh. Nulis itu rumit, nggak mudah, otak saya ini sulit mencerna kata-kata. Mencerna aja sulit, apa lagi disuruh menulis, tambah sulit deh. Makanya nggak suka nulis saya.

Ikut forum aja cuma jadi silent rider, padahal cuma nulis komen yang biasa aja nggak apa-apa. Ya, mungin karena nggak suka nulis itu, makanya komen pun gak ditulis.

Lha ini blog buat apaan kalau nggak suka nulis?

Nah, ternyata belajar menulis itu penting. Banyak gagasan yang tidak bisa kita ungkapkan dengan perkataan, bisa kita utarakan lewat tulisan. Karena menulis itu mengasah otak untuk berfikir. Jadi, mau nggak mau saya menulis, tepatnya belajar menulis.

Beberapa Makanan

Ada beberapa makanan yang nggak begitu suka, tapi kalau adanya cuma itu ya kadang dimakan juga.

Terong

Terong Ungu

Terong, sayur yang nggak begitu saya suka

Karena teksturnya yang lembek-lembek gimana gitu, makanya saya nggak begitu suka sama yang namanya terong. Entah sejak kapan nggak sukanya, tapi ya karena faktor teksturnya tadi makanya nggak begitu suka

Makanan mahal (yang bayar sendiri)

Saya nggak suka makanan yang mahal, apa lagi itu bayar sendiri. Tapi kalau dibayarin sih ya mau-mau aja, hehe. Kalau menurut saya, makanan mahal atau murah itu sama saja. Mau makan ayam di restoran dengan brand kakek berjenggot, atau makan ayam di tempat pacarnya popeye, menurut saya sama saja rasanya. Paling yang bedain cuma gengsinya aja.

Itu tadi kalau makanan , masih ada lagi sebenernya, tapi mikir dulu ya. Sekarang bahas yang bukan makanan, hal lain yang nggak saya sukai itu nggak tau.

Nggak Tau

Kok nggak tau? Iya, nggak tau itu salah satu hal yang tidak saya sukai. Maksudnya nggak tau itu, kalo misal lagi ngerjain soal ujian, nah terus nggak tau jawabannya tuh, tu maksudnya, haha.

Nggak tau ketika ngobrol bareng temen-temen, tapi yang diobrolin saya nggak mudeng. Kayak waktu temen Ngomongin sepak bola, karena saya nggak suka bola (nah, ini juga termasuk, nonton bolanya yang nggak suka, kalau mainnya sih ayo aja) jadi nggak nyambung deh kalo diajak ngomongin masalah bola.

Nggak tau mau ngomong apa waktu didepan orang banyak. Pernah kejadian juga nih, waktu udah disuruh maju kedepan terus bingung mau ngomong apa. Muka ini rasanya mau ditaruh dimana gitu.

Nah, kan udah tau tuh beberapa hal yang nggak saya sukai. Tapi apa pun yang nggak kita sukai, harus diingat juga ya, bisa jadi apa-apa yang kamu sukai itu tidak baik bagimu atau apa-apa yang kamu benci itu ternyata baik bagimu. Jadi, jangan terlalu membenci sesuatu, karena pasti disetiap hal yang terjadi itu ada hikmahnya, dan ditiap makanan yang tidak kita sukai pasti mengandung manfaat yang besar pula.

Intinya, bolehlah ada hal-hal yang tidak disukai, tapi coba untuk mencari hikmah dari apa yang tidak sukai itu perlu. Agar kita bisa banyak belajar lagi. Contohnya seperti saya ini, pertamanya nggak suka nulis, ternyata sekarang dituntut untuk menulis artikel, ya akhirnya nulis juga kan. Tapi masih proses belajar. Atau nggak suka nggak tau mau ngomong apa,mungkin kita bisa belajar pantomim, jadi kalau udah nggak tau mau ngomong apa di depan orang banyak, kita pantomim aja di depan, hehe.

Pantomim Membawa Bunga

Ilustrasi pantomim dari zoltanhorvath.hu

Sekian dulu ya, bisa baca artikel saya tentang pohon pisang lho…

 

Leave a Reply