5 Hal Tentang Jogja yang Mungkin Kamu Belum Tahu

Pernahkah kamu mengunjungi kota Yogyakarta? Ya, kota yang juga biasa disebut dengan Jogja. Kota budaya, kota pendidikan, dan juga kota wisata. Nah, saya akan memberikan informasi yang mungkin belum kamu ketahui, kalau udah tahu ya buat ngingetin aja deh, hehe.

1. Gunung di Jogja Nggak Cuma Merapi

Gunung kidul kota Jogja

Bukti kalau di Jogja gunungnya nggak cuma Merapi

Saat mengunjungi Jogja pasti akan terlihat sebuah gunung yang tinggi di sebelah utara kota Jogja. Namanya Gunung Merapi. Tapi tahukah kamu, bahwa ternyata di Jogja itu nggak cuma ada Gunung Merapi doang.

Gunung yang lain yaitu Gunung Kidul, hho. Lah Gunung Kidul kan bukan gunung tuh. Ya tapi kan namanya ada gunungnya tuh, hehe.

Gunung  Kidul merupakan salah satu kabupaten yang berada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Nah, di sana banyak banget tempat wisatanya, mulai dari naik gunung purba, masuk ke dalam gua, menyusuri sungai, liat air terjun, sampai main air di pantai, semua ada deh. Kapan-kapan saya bahas tempat wisata yang ada di Gunung Kidul deh.

2. Bakpia bukan makanan asli Jogja

Bakpia makanan khas jogja

Penampakan bakpia, di dalamnya berisi kacang hijau

Walaupun bakpia jadi makanan khas Jogja, ternyata eh ternyata makanan yang berbentuk lingkaran ini bukan asli Jogja lho. Bakpia awalnya berasal dari negeri Cina, nama aslinya adalah Tou Luk Pia, artinya kue pia (kue) kacang hijau.

Walaupun namanya kue kacang hijau, tapi seiring perkembangan jaman, rasa bakpia sekarang bermacam-macam. Ada bakpia kumbu hitam, bakpia cokelat, bakpia rasa keju, bahkan ada bakpia yang isiannya dibuat dari ubi ungu.

3. Bahasa Dagadu

 

Aksara jawa

Awal mula bahasa dagadu nih

Pasti tau dagadu kan? Dagadu merupakan salah satu brand kaos yang paling terkenal di Jogja. Tapi tahukah kamu, kalau ternyata dagadu itu merupakan kata yang tercipta melalui bahasa jawa. Bahasa dagadu atau bisa juga disebut bahasa walikan merupakan sebuah bahasa yang tercipta dari aksara jawa.

Aksara jawa ini digunakan dalam pembuatan bahasa dagadu. Aksara jawa terdiri dari duapuluh huruf yaitu ha, na, ca, ra, ka, da, ta, sa, wa, la, pa, dha, ja, ya, nya, ma, ga, ba, tha, nga.

Nah, dari keduapuluh huruf tersebut, dibariskan dua shaf, menjadi sepuluh huruf per shaf. Lalu seperti sandi cermin pada pramuka, kita cerminkan antara huruf yang di atas dengan yang di bawah.

Jadi kalau misalnya kita ambil kata kowe maka akan menjadi nyothe dalam bahasa dagadu. Sedangkan dagadu sendiri artinya adalah matamu.

4. Utara Itu Gunung Merapi

Gunung Merapi di Jogja

Gunung Merapi yang terletak di utara kota Jogja

Ketika sampai di Jogja dan kita kehilangan arah, bingung mau kemana. Gunung Merapi menjadi patokannya, karena gunung yang cukup tinggi itu terlihat jelas dari Jogja, kecuali kalau lagi berkabut. Eh, sama kalau nggak ketutupan gedung-gedung tinggi yang mulai mengganggu kenyamanan Jogja.

Gunung merapi itu utara, kalau di Jogja. Jadi kalau kesasar dan tak tahu arah mata angin, cari aja Gunung Merapi di mana. Itu kalau kita sungkan untuk bertanya, tapi ya bagusnya sih tanya sama warga Jogja. Santai aja, orang Jogja itu ramah-ramah kok (yang ramah).

5. Di Jogja Nggak Ada Bantul

Logo Bantul

mBantul

Loh, Bantul kan nama kabupaten di Jogja tuh.

Hho, Bantul emang nama kabupaten di Jogja. Tapi kalau tanya orang Jogja biasanya bilang bukan Bantul tapi mBantul. Ada tambahan huruf m sebelum huruf b.

Bukan cuma kata yang awalannya huruf b aja, yang huruf depannya d juga pengucapannya beda. Contohnya Depok, biasanya ada tambahan huruf n di depannya. Jadi bilangnya nDepok bukan Depok.

Kunjungi juga salah satu artikel yang kejadinannya di Jogja nih, Mengingat dalam diam.

Leave a Reply